8 DAERAH IKUTI FESTIVAL SENI DI ALUN-ALUN

CB, Lumajang – (Pemkab Lumajang, 10 Pebruari 2018) Festival Seni Kawasan Selatan Provinsi Jawa Timur (FKKS) ke-14 2018 berlangsung merih. Ada 8 (delapan) daerah yang mengikuti festival ke-14 tersebut, yaitu, Kab. Malang, Kab. Jember  Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Tulungagung, Kab. Pacitan, Kab. Trenggalek, dan Kab. Lumajang serta peserta kehormatan dari Kabupaten Badung Provinsi Bali.

Pembukaan Festival Kesenian Kawasan Selatan ke-14 tahun 2018 berlangsung di Alun-alun Kabupaten Lumajang, Sabtu malam (10/02/2018). Ribuan masyarakat berkumpul menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang disajikan masing-masing daerah.  Pada Pembukaan FKKS itu,  Lumajang, yang menjadi tuan rumah, membuka acara tersebut dengan penampilan Tari Godril khas Lumajang.

Sekda Provinsi Jawa Timur  Dr. H. Akhmad Sukardi, MM., saat membuka acara FKKS 2018,  menyambut baik atas diselenggerakannya FKKS tahun 2018 ini. Hal itu, mendorong adanya sinergi anttara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengembangan dan promosi Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur.
Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan semacam ini,  dapat meningkatkan perekonomian daerah. “Manfaatkan potensi potensi daerah untuk mengembangkan dan memhgerakan roda perekonomian daerah”, ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda Prov Jatim menyerahkan bendera kepada perwakilan Kabupaten Malang sebagai tanda bahwa gelaran FKKS 2019 akan dilaksanakan di Kabupaten Malang.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M. Ag., dalam sambutannya tampil denggan kidungan khasnya. “Berjuta bintang di kegelapan malam, berduaan mengenang masa suram, selamat datang di Lumajang, dalam festival kawasan selatan”,
Bupati As’at menjelaskan,  selain jaran kencak  Kabupaten Lumajang juga memiliki tari khas yaitu Tari Godril. Tari tersebut pernah menjadi penampilan terspektakuler di FKKS beberapa waktu yang lalu, karena disajikan oleh 1000 penari.
Menyinggung kawasan wisata di Kabupaten Lumajang, Bupati As’at mengungkapkan,  Lumajang merupakan salah satu dari empat kabupaten yang terdapat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS). Potensi wisatanya akan dikembangkan oleh Badan Otorita Pusat, sebagaimana Pulau batam dahulu yang juga dikelola oleh Badan Otorita.  Ia mengatakan bahwa nantinya akan dibangun sarana akses yang mudah menuju lokasi wisata. Jika terealisasi, tentunya akan berdampak positif untuk perkembangan perekonomian Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dr. H. JARIANTO, M.Si., FKKS itu dimaksudkan untuk meningkatkan kreatifitas SDM dan partsipasi masyarakat khususnya dibidang seni, mempromosikan dan mengembangkan potensi kesenian sebagai potensi wisata tuan rumah. Di samping itu, juga untuk menjalin kerjasama antar pekerja seni di wilayah selatan, serta memberikan makna dan inspirasi serta perkembangan seni bagi masyarakat.

Menurutnya, event FKKS tersebut, sudah ada sejak tahun 2005. Pada FKKS ke-14 kali ini, ada stand yang memamerkan kerajinan seni, produk perkebunan dan pertanian, produk khas daerah masing – masing,”pungkasnya(Kar/Had)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *