CB, Lumajang – Diduga akibat dilalui ratusan dump truk pengangkut pasir yang setiap harinya melintas di sepanjang jalur Desa Gondoruso kepasirian disertai curah hujan yang mengguyur setiap hari, beberapa titik jalan dari desa Gondoruso ke Pasirian, kini rusak parah sehingga mengancam akan menutup jalan.
Kerusakan jalan di 3 desa Gondoruso ,Kalibendo, Pasirian daerah di diduga kuat akibat ratusan dump truk pengangkut pasir (galian C) milik 1 Perusahaan dan Para penambang ilegal, perusahaan, yang dilokalisasi Pemkab Lumajang di Kecamatan Pasirian Desa Gondoruso Truk pasir selain mengirimkan kepada konsumen di wilayah Lumajang dan juga tak sedikit yang mengirim ke luar daerah lumajang.
Ratusan dump truk pasir dari lokasi galian C di daerah Desa Gondoruso, dan daerah lain di Lumajang seperti biasa melalui jalur jalan Kabupaten. Nampaknya masyarakat 3 desa tersebut sempat berang karena kondisi jalan menjadi rusak akibat sering dilaluinya truk pasir sehingga jalan berkubang jadi genangan air hujan.
Bahkan tidak itu saja, ada sujumlah warga yang di wakili saudara Yon warga pasirian yang peduli lingkungan mengatakan bahwa,Belakangan ini, ratusan truk malah ada yang masuk Pasirian Kota dan jalan desa sehingga kondisi jalan di hampir sepanjang jalan rusak berat bahkan ada yang amblas. Dan sangat berharap jalan tersebut harus di perbaiki,” karena jalan dari arah Desa Gondoruso kepasirian rusak berat bahkan bergelombang,hingga akhirnya beberapa bulan yang lalu sudah memakan korban nyawa,yaitu warga dusun Glandandang petung Rt.01 Rw.05 yang bernama Indah blok randuan Desa Gondoruso.”jelasnya
Bahkan Kepala Desa Pasirian saat dikonfirmasi dikantornya mengatakan bahwa usulan tiga kepala desa di antaranya Ir.Sugeng, Kades Pasirian, Suharto Kades Kalibendo,Ahmad Romim Kades Gondoruso, Sulihadi Kades Bades saat Musrengbankcam mempunyai kesamaan usulan Meminta kepada Pemerintah atau dinas terkait segera melakukan perbaikan jalan Aspal dari Pasirian sampai Desa Gondoruso karena jalan jalan tersebut sudah tidak layak lagi,selanjutnya meminta pengawasan saat perbaikan jalan itu di mulai,agar hasilnya mutu jalan bisa maksimal dan memuaskan bagi pengguna jalan. kami selaku pemerintah Desa berharap mengawasi ketat jalur lintasan kendaraan berat bermuatan hasil galian C. Selain itu, ia pun melarang truk-truk tersebut melalui ruas-ruas jalan selama masih dalam tahap perbaikan.
Masih menurut Kepala Desa Pasirian Kecamatan Pasirian, Dan ini menjadi salah satu kawasan prioritas pemeliharaan jalan yang harus diprogramkan Dinas Bina Marga setempat. Akibat curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, hingga ada sejumlah ruas jalan rusak. Khususnya dusun tabon, siluman desa bades, kedung pakis dan depan balai desa kalibendo Selain itu ruas jalan di Kecamatan Pasirian juga menjadi prioritas. Ke empat Kepala desa tersebut memohon kepada Pemerintah Lumajang agar segera merekomendasikan kepada Dinas terkait untuk merencanakan perbaikan jalan. Kalau bisa perawatan bukan satu tahun satu kali tapi kalau bisa satu tahun tiga kali karena padatnya kendaraan kalau tidak jalanya kayak gini banyak berlubang sehingga dapat menganggu aktifitas masyarakat dalam mencari rejeki sealain hal tersebut meminta pada dinas PU selaku pelaksana dalam melakukan pengawasan dalam pelaksanaan proyek siapapun CV/PT yang memenangkan tender supaya di perketat sehingga kwalitas pembangunan bisa di pertanggungjawabkan dan bisa di nikmati masyarakat Dan pemeliharaan kalau bisa dilakukan pada saat tidak musim hujan saat musim kering datang.
Sementara itu, Siyamto warga dusun Pakis Pasirian setiap malam selalu ada warga yang datang melaporkan kerusakaan jalan tersebut, dan meminta agar kondisi jalan segera diperbaiki sehingga tidak menghambat pengguna jalan roda 2 maupun roda 4 khususnya untuk Lumajang. Akibat rusaknya jalan tersebut “karena Satu dum truk (berisi pasir tuju meter kubik) melebihi tonase .”pungkasnya.(had/kar)
