CB, TUBAN – Pergantian tahun baru imlek yang jatuh pada hari jumat (16/2/2018) ini menyuguhkan kemeriahan dan sukaria keoada seluruh warga tionghoa maupun umat budha ikakhususnya, bersama keluarga mereka mendatangi tempat – tempat peribadatan yang menjadi pilihan keluarga masing – masing, tentu dengan tujuan yang sama mereka memanjatkan do’a kepada sang penciptanya dengan harapan agar kehidupan setelah ini di jauhkan dari segala balak maupun musibah serta diberikan rejeki yang melimpah ruah.
Do’a bersama yang dilakukan segenap umat budha tepatnya di klenteng Kwan Sing Bio Tuban yang di pimpin langsung oleh Tie Goen, dalam menyongsong tahun baru imlek, sembahyangan yang dilakukan oleh umat budha di klenteng Kwan Sing Bio ini pada hari kamis (15/2/2018) pada jam 22.00 WIB di ikuti oleh berbagai tamu dari Malang, Solo, Singapure dan lain – lainnya sampai – sampai para tamu pun memilih untuk menginap di klenteng Kwan Sing Bio di kabupaten Tuban dan keesokan harinya juga untuk melanjutkan sembahyang bersama dengan para umat Budha yang lainnya.
Dari sekian klenteng yang ada di Tuban memang salah satunya yang paling tua yaitu di klenteng Kwan Sing Bio dan yang nampak menarik untuk di kunjungi, di klenteng Kwan Sing Bio ini kita bisa melihat patung raksasa yaitu patung Kwan Sing Tee Koen Khong CO patung ini telah didirikan pada tanggal 16 Februari 2018 patung ini tetep berdiri kokoh dengan ketinggian kurang lebih 30,40 meter banyak di kunjungi saat puncak perayaan tahun baru imlek baik dari manca Negara maupun warga yang ada di kabupaten Tuban juga ingin melihat patung Dewa tersebut.
Patung Kwan Sing Tee Koen Khong CO sempata ada pro dan kontra dengan para pengurus tang lama dengan pengurus yang baru atau sama keluarga sendiri dan patung ini sempat tidak boleh di tampakkan di permukaan bumi atau tidak boleh berdiri sebelum permasalahan ini selesai sampai saat ini di tahun baru Imlek 2018 patung Dewa Kwan Sing Tee Koen Khong CO sudah berdiri kokoh.
Saat di konfirmasi oleh awak media, acara tahun baru imlek ini pesan – pesan dan harapan kedepannya yang disampaikan dalam Do’anya malam tahun baru imlek yaitu kita harus lebih tenang, lebih sabar dan tidak boleh emosi khususnya untuk umat budha lebih sering menenengkan diri dan harus dengan gigih berusaha agar segala usaha kita busa menjadi lebih baik karena tahun ini adalah masuk dalam tahun anjing.
Juga di sampaikan oleh Tie Goen bahwa di tahun politik ini semua di serahkan sepenuhnya kepada umatnya sendiri apa yang baik bagi kita semua , jadi tidak ada paksaan akan memilih siapa yang akan menjadi pemimpin nantinya,” ungkapnya.
Dalam perayaan tahun baru imlek di klenteng Kwan Sing Bio Tuban ini di jaga ketat oleh Polsek setempat dan juga di bantu oleh jajaran kepolisian dari Polres Tuban guna untuk membantu kelancaran dan ketenangan bagi para pengunjung untuk memanjatkan do’a, disela riuhnya suasana bahagia nampak pertujukan barongsai menampilkan atraksinya di depan ruangan sembahyangan Kwan Sing Bio untuk memeriahkan suasana tahun baru imlek dan para tamu yang ada memberikan angpao yang di masukkan di mulut barungsai maupun pertunjukan ular naga juga tidak ketinggal meramaikan tahun baru imlek.
Pemandangan ini sangat luar biasa dengan semangat yang tinggi warga yang ada di sekitar klenteng maupun masyarakat yang di kabupaten Tuban ini pengen melihat suasan tahun baru imlek yang setiap tahun di rayakan ini dan banyak sekali pertunjukan – pertunjukan yang ditampilkan oleh para pemuda – pemudi yang ada di klenteng Kwan Sing Bio .
Didalam perayaan tahun baru imlek ini klenteng Kwan Sing Bio di buka untuk umum bagi masyarakat Tuban yang ingin melihat – lihat suasana di dalam klententeng sambil melihat patung dewa Kwan Sing Tee Koen yang sudah berdiri kokoh dibelakang klenteng dan juga melihat – lihat parung yang lainnya yang juga di pajang – pajang di area lokasi jlenteng tersebut, memang di tahun ini perayaan tahun baru imlek memang beda dengan tahun baru imlek sebelumnya dan klenteng Kwan sing Bio ini berdiri sejak tahun 1772 yang berdiri di jalan RE Martadinata 1 karang sari Kecamatan Tuban dulunya memang areal tambak dan akhirnya dari para umat tridharma yaitu budha, taoisme dan khonghucu bersama sama mendirikan klenteng tersebut.
Disampaikan juga bahwa acara puncak tahun baru imlek di klenteng Kwan Sing Bio tidak acara khusus hanya bersifat berdo’a dan sillahturrahmi kepada sanak famili yang lebih tua dan selebihnya hanya acara pertujukan Barongsai dan makan bersama. ( fransisca / sis )
