CB, TANAH BUMBU – Rapat Koordinasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Tanah Bumbu bulan Februari 2018 dilaksanakan di SMKN 2 Satui (Sungai Danau) Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Kegiatan rapat koordinasi tersebut membahas tentang revitalisasi sekolah dan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) yang di hadiri oleh kepala sekolah dari 18 SMK negeri maupun swasta di Tanah Bumbu atau perwakilannya.
Ketua MKKS SMK se Tanah Bumbu Ribut Giyono, Spd,MM mengatakan bahwa proses revitalisasi sekolah agak lambat pelaksanaannya padahal tim dari Dinas Pendidikan sudah merancang program revitalisasi sekolah dan telah di ketahui oleh sekda Provinsi. Sesuai dengan program Nasional Presiden Jokowi yaitu program kehutanan, perkebunan dan Industri. Ribut Giyono,Spd,MM mengharapkan agar data untuk revitalisasi pengembangan SMK di Kalimantan Selatan dapat disampaikan kepada MKKS yang selanjutnya akan di teruskan ke Provinsi Kalimantan Selatan.
Ribut Giyono, Spd,MM menambahkan bahwa pentingnya publikasi media untuk kegiatan sekolah agar nama-nama SMK di Kabupaten Tanah Bumbu akan dikenal diluar daerah apalagi publikasi di media nasional maka keberadaan SMK di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu akan di kenal secara nasional melalui hasil publikasi di media online dan media cetak, ungkapnya.
Sementara itu pengawas SMK dari Provinsi Kalimantan Selatan Drs. Agus Purwito,MM menerangkan tentang kelanjutan penilaian kinerja, dikatakannya bahwa penerbitan soal USBN 100% dilaksanakan MGP, alur penyusunan USBN oleh guru SMP, Tsnawiyah, SMK/SMA dan soal ujian 20% dan data dapat di unduh melalui laman http://usbn.puspendik.kemendikbud.go.id
naskah soal USBN SD,Madrasah Ibtidayah disusun oleh guru pada satuan pendidikan untuk di konsolidasikan di KKG. Selanjutnya Drs. Agus Haris Purwito,MM mengatakan sehubungan dengan penilaian kinerja kepala sekolah bahwa tugas seorang kepala sekolah adalah bertindak sesuai dengan visi dan misi sekolah serta mengadakan penelitian kinerja disekolah bagaimana cara guru mengajar, tuturnya. (Jhon)
