Kepala Dinas Pertanian tanaman pangan dan perkebunan Sumenep himbau para petani tidak resah dengan adanya impor Jagung

CB, Sumenep – Seperti yang dikhawatirkan para petani jagung khususnya di kabupaten Sumenep dengan adanya keputusan pemerintah Indonesia bahwa dalam rangka menjaga stabilitas kebutuhan pakan ternak nasional pada akhir tahun 2018 segera mengimpor jagung . Hal ini petani jagung khawatir nantinya harga jagung milik petani terjadi keanjlokan yang berdampak harga sangat murah dan menuai kerugian yang amat besar.

Namun kekhawatiran tersebut tidak akan pernah terjadi di masyarakat petani jagung khususnya di kabupaten Sumenep. Karena Keputusan pemerintah Indonesia itu melakukan impor jagung khususnya di Sumenep tidak akan ada pengaruhnya . Seperti yang diterangkan Ir Bambang Heriyanto M.si berikut ini , ” Tidak masalah kok.Petani jagung dikabupaten Sumenep tidak akan terpengaruh oleh kebijakan pemerintah terjait impor jagung .Karena petani Sumenep sendiri sudah mandiri . Keputusan pemerintah mengimpor jagung pakan ternak sebanyak 50.000 ton hingga 100.000 ton pada akhir tahun 2018, dengan tujuan untuk menjaga kebutuhan para peternak mandiri. Akan tetapi 60% petani di Sumenep mengunggulkan jagung lokal varietas tersendiri yang tersebar di kecamatan Manding,Tlango dan Guluk guluk.Nah ,dengan demikian saya yakin dengan kwalitas jagung lokal petani di Sumenep akan tetap kuat dan bertahan, ” ujarnya.

Kemudian disisi lain lahan area jagung di Sumenep terluas di Indonesia mencapai 117.125 Ha,tersebar di 27 kecamatan baik daratan mau pun kepulauan dengan tingkat produktivitas mencapai 23.425 ton hingga 351.375 ton per Ha.

Para petani diimbau oleh Kadis pertanian tanaman pangan dan perkebunan kabupaten Sumenep agar tidak resah dengan adanya kebijakan pemerintah impor jagung yang dilakukan pemerintah Indonesia , sebab keputusan tersebut tidak berdampak buruk terhadap petani lokal , apa lagi impor jagung untuk jenis hebrida . Jadi diharapkan petani Sumenep tetap tenang terhadap kebijakan tersebut.(nay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *