Menjadi Orang Tua Bijak Dalam Mendidik Kids Zaman Now

Oleh. Lisbet, S.Pd

CB, TANBU – Ali bin Abi Thalib berkata anak kita adalah milik zamannya , seperti kondisi zaman yang terus berkembang disetiap sisinya. tatanan hidup yang terus berubah sesuai dengan kemajuan nya hingga sampai pada zaman anak kita sekarang dengan istilah kids zaman now dimana kids yang berarti anak-anak dan now berarti sekarang sehingga kids zaman now berarti anak-anak zaman sekarang. yang mana istilah itu di identikkan dengan karakter anak-anak zaman sekarang, yang merupakan sebuah tantangan besar untuk para orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak pada zaman sekarang.

Mendidik anak bukanlah perkara mudah , tidak semudah membalikkan telapak tangan. proses panjang, ilmu yang tidak hanya alakadarnya , menjadikan proses pendidikan tersebut, memerlukan kesabaran tiada bertepi. Sabda-Nya “ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya , karena mereka hidup dizaman mereka bukan pada zamanmu. sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”. Artinya, ilmu itu bersifat dinamis dan tidak tetap, keberadaannya menyesuaiakan dengan kondisi sekarang dan kehidupan yang akan datang . dari hadits tersebut sudah sangat jelas bahwa segala sesuatu yang ada didunia ini serba berubah , dan ketika zaman berubah tentu tantangannya pun juga berubah. tantangan dalam mendidik anak dalam sebuah tujuan untuk menjadikannya berakhlak mulia , diperlukan proses disertai pengetahuan dan cara tepat untuk mendidik anak sesuai karakter dan usianya untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan tersebut

Kita semestinya sebagai orang tua wajib belajar memahami kondisi anak, belajar mengerti dunia mereka sehingga akan lebih mudah untuk kita bergaul dengan mereka. Perlu kita sadari posisi kita sebagai orang tua tidak hanya memberi makan , pakaian dan kebutuhan hidup lainnya , namun ada hal yang terpenting yaitu kita sebagai perantara allah untuk membimbing kehidupan mengenal Nya yang pertama dan harus terus diutamkan adalah persiapkan anak menjadi hamba ALLAH yang beriman dan bertakwa.pembiasaan dan pembelajarannya agama islam harus melekat dalam setiap aktifitas sehari-hari.

Orang tua tidak hanya mendidik, tetapi juga mengawal, membimbing dan menemani setiap aspek kehidupannya dengan tanpa mengindahkan anak perlu belajar memecahkan masalahnya sendiri, ajarkan apa peran dan tanggung jawabnya didunia dan ingatkan juga tentang kehidupan di akhirat. dan Jadilah teman terbaik dalam setiap permasalahan anak, karena tidak hanya orang dewasa yang mempunyai permasalahan , anak anak pun dihadapkan pada tantangan sesuai tahap perkembangannya.

Ditambah lagi, anak- anak hidup di jaman sekarang, era digital dimana pengaruh gadget yang luar biasa yang dapat mempengaruhi pola pikir dan pola sikap anak atas apa yang mereka lihat didunia maya terutama pada konten negatif yang lebih banyak kita temui didunia maya itulah yang mengkhawatirkan para orang tua.

semisal konten porno , dampaknya sangat berpengaruh pada perkembangan pola jiwa anak-anak . mereka akan sulit konsentrasi dikelas , menjadi tidak fokus saat belajar dan juga konten kekerasan yang membawa pola fikir anak terpengaruh pada kekerasan. mengingat anak-anak masih dalam tahap tumbuh kembang terutama di Usia pra remaja adalah masa yang rawan , dimana anak mulai dituntut menunjukkan jati dirinya
Dengan banyaknya permasalahan yang akan mereka hadapi sudah semestinya kita harus menunjukkan bahwa kita selalu ada untuk mereka. Dengan membuat kesepakatan yang bijak dalam penggunaaan teknologi gadget tersebut adalah hal yang tepat, jangan membiarkan mereka terlarut dalam pengaruh negatif gadget karena teknologi itu bagaikan pisau bermata dua . bila digunakan kebaikan akan memberikan manfaat sedangkan bila tidak berhati-hati maka dapat juga melukai kita.

kita juga sepertinya agak sulit mensterilkan anak dari berbagai layar gadget yang ada dirumah maupun diluar rumah, membuat aturan dan kesepakatan yang tepat adalah cara yang bijak dalam penanganan masalah ini dan yang terpenting jangan sampai terjadi jarak antara orang tua dan anak yang menyebabkan anak memilih dekat dengan taman-temannya dan lebih memfokuskan dirinya dekat dengan gatget ketimbang dengan orang tuanya.

Jangan sampai kita menjadi orang tua yang kurang waktu, kurang ilmu dan kurang dalam memberikan contoh terbaik untuk mereka. Tidak dapat dipungkiri bahwa sekarang ini perhatian orang tua semakin berkurang karena berbagai hal . kurangnya peran serta orang tua dapat menjadikan anak sebagai jiwa atau pribadi yang merasa diabaikan ,membuat mereka merasa tidak berguna . mereka yang kurang mendapat dukungan dari orang tua menganggap bahwa orang tua mereka tidak peduli terhadap mereka dan cenderung memberi jarak antara mereka dan orang tua mereka .

pola asuh orang tua dalam mendidik anakanya sangat berpengaruh dalam membentuk karakter sang anak , maka bisa dipastikan anak adalah miniatur mini dari orang tuanya. Sebagai orang tua sudah semestinya kita memberikan nilai-nilai agama dan keimanan yang kuat untuk menjadi benteng penyaring dari pengaruh buruk lingkungannya, dengan cara memilihkan pendidikan yang baik untuk mereka, dan memberikan keteladanan yang baik dalam keseharian mereka Memposisiskan diri sebagai sahabat dan teman terbaik untuk mereka adalah hal yang tepat untuk menghadapi mereka terutama ketika anak sedang dalam masalah, misal anak kita mungkin saja mengalami hari yang berat disekolah, interaksi kita dengannya sesaat sesudah pulang sekolah akan membawa dampak yang besar bagi perkembangan jiwa anak . dengan memberikan motivasi ,perhatian atau kepedulian orang tua kepada anak dapat meningkatakan semangat, minat belajar anak dan juga prestasi belajar anak, dan perhatian berupa pengawasan yang baik dari orang tua terhadap pergaulan anak dapat menjaga atau melindungi anak dari pergaulan yang tidak baik dari lingkungannya.

Perlunya bimbingan dan informasi untuk anak yang kondisi fondasi pendidikan masih lemah akan dapat melindungi anak dari pengaruh negatif dari luar. Dengan berbekal pendidikan agama yang kuat dan pengetahuan yang luas adalah referensi utama orang tua dalam mengasuh anak untuk terbentuknya generasi sesuai harapan.(jhon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *