CB, SULTENG – Menjadi seorang guru apalagi seorang Kepala Sekolah semestinya memberikan suri teladan yang baik di masyarakat khususnya bagi siswa/i nya. Karena jabatan itu adalah sebuah amanah yang harus di jaga & dipegang dengan ucapan Sumpah Jabatan.
Tak terkecuali yang justru terjadi di SMA N 1 Buko Selatan Kab.Bangkep, Puluhan Siswa/i Beserta Wali Muridnya melakukan Aksi Demo Besar-besaran Pada Hari Kamis, 21 Februari 2019 Siang, demo tersebut menuntut agar kepsek yang baru saja dilantik/diperpanjang masa jabatannya bersamaan dengan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama oleh Pemprov Sulteng Pada Selasa, 19 Februari 2019 menuai protes dari kalangan wali murid beserta murid-murid di SMA tersebut. Pasalnya Kepsek tersebut sudah tak sesuai Kinerja & Harapan apalagi di mata Murid-muridnya, Guru-gurunya, Pihak Wali Murid serta warga masyarakat setempat.
Ketua Komite Sekolah (Weliferni Lasewa) pada saat di wawancarai terpisah oleh reporter kami bersamaan dengan aksi demo tersebut mengatakan, “saya terus terang tidak tahu menahu tentang aksi demo hari ini yang di lakukan puluhan murid beserta wali murid, saya lagi berada di kota palu dalam rangka mengikuti kegiatan bimtek, saya kaget dikirimkan melalui WA dari teman saya, tetapi sebelumnya beberapa pekan lalu memang kami semua termasuk wali murid yang melapor kepada saya, bahwa kami sepakat untuk mengajukan permohonan kepada dinas terkait meminta agar kepsek kami segera di ganti, & tidak mesti menunjuk/meminta siapa yang harus mengganti posisi jabatan baru kepsek lama, hanya kami meminta adanya sebuah penyegaran kepala sekolah baru. Semuanya juga didasari dengan alasan 25 Item diluar Persoalan Dana Bos. Selanjutnya kami meminta agar koordinator Wilayah V untuk buatkan BAP, Setelah itu pengawas turun, tetapi yang saya heran pengawasnya sudah turun tapi BAPnya sudah selesai dibuat. Saya sebagai ketua komite bertanya-tanya kenapa bisa seperti itu”.
Lanjut, yang menjadi kekecewaan kami selanjutnya bahwa selama kurang lebih sudah 3 tahun menjabat, bahwa setiap HARI SABTU Kepsek tersebut tidak pernah masuk mengajar dengan alasan jarak yang jauh dari rumahnya atau alasan melakukan kunjungan kesekolah lain tetapi setelah di mintakan bukti buku tamu terhadap pihak sekolah yang Ia kunjungi, ternyata itu tidak ada/tidak benar” Pungkas Ketua Komite”.(kard)
