CB, Tanah Bumbu – Kerugian yang harus ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akibat dilanda musibah banjir diperkirakan mencapai puluhan milliar guna memperbaiki sejumlah infrastruktur yang rusak dibeberapa kecamatan.
Akibat hujan berhari-hari dan genangan debit air yang tinggi serta arus air yang deras sehingga telah merusak sejumlah infrastruktur jalan dan lahan pertanian milik masyarakat lokal . Ironisnya lahan pertanian warga setempat seharusnya sudah dekat panen karena dilanda musibah banjir maka para petani pun terancam gagal panen.
Musibah Banjir yang melanda Kabupaten Tanah Bumbu . Kalimantan Selatan, tahun ini memang lebih besar jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Para petani pun harus menanam padi kembali pada lahan mereka yang rusak karena dterjang musibah banjir dan petani membutuhkan waktu selama 6 bulan untuk menuai panen.
Pemkab Tanah Bumbu pun harus membangun kembali infrastruktur yang rusak , diantaranya ruas jalan dibeberapa kecamatan.
Kadis Pertanian Tanah Bumbu, H. Setia Budi bahwa para petani diwilayah Kabupaten Tanah Bumbu yang mengalami dampak banjir mencapai 2010 hektare lahan rusak total sehingga capai kerugian mendekati Rp.30 Milliard. Data tersebut belum termasuk biaya perbaikan aliran irigasi dan kerusakan akses lain yang terkait dengan sektor pertanian yang akan menelan biaya tambahan, ungkapnya. (Jhon)
