CB, LUMAJANG – (kamis 11 juli 2019) Gelar pelayanan kesehatan hewan dilakukan oleh jajaran Tim (UPSUS SIWAB)siang hari dilapangan desa krai kecamatan yosowilangun kabupaten lumajang.
Upsus siwab adalah satu progam yang dicanangkan kementrian pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi dalam negeri progam tersebut dituangkan dalam peraturan menteri pertanian No.48/permentan/PK.210/10/16 tentang upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi bunting yang ditanda tangani menteri pertanian pada tanggal 3oktober 2016
Progam ini yang diterangkan kepada masyarakat desa krai dalam sambutanya oleh dinas peternakan provensi Dokter hewan iswayudi memiliki tujuan adalah ingin mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi yang ditargetkan tercapai pada tahun 2026 dan mewujudkan indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan,dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat,”ungkapnya.
Oleh karna itu,Upsus Siwab akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet,terdapat dua progam utama dalam progam UPSUS SIWAB ini yaitu peningkatan populasi melalui inseminasi Buatan (IB)dan Intensifikasi kawin alam(inka)
Menurut nara sumber sekaligus sebagai kordinator acara tersebut tak lain adalah Nurul menyampaikan ketika dikomfirmasi oleh wartawan bahwa kegiatan ini terintegrasi menggunakan pendekatan peran aktif masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya peternakan untuk mencapai kebuntingan maka dari itu program ini kedepanya akan dilakukan lebih giat lagi,”ujarnya.
Kepala Desa krai Suwarno juga menjelaskan kepada warganya agar ditahun tahun yang akan datang agar masyarakat krai khususnya lebih meningkatkan kesetabilitas progam ini agar lebih maju dan mengondisikan peternak lebih baik dengan adanya progam ini gratis untuk selamanya bagi masyarakat peternak,”imbuhnya,”(Hardy)
