CB, Sumenep – Alhamdulillah , merupakan suatu kebanggaan tersenduri ternyata di Sumenep Madura mulai dilakukan adanya kegiatan sosial dalam rangka membina para penyandang cacat agar mereka bisa
berkarya seperti orang normal . Dalam kenyataan ini penyandang cacat khususnya di kabupaten Sumenep yang sudah mulai ditampung oleh PPDI tersebut telah menampakkan kebolehannya dalm berkarya.
Hal ini juga diungkap oleh seorang relawan sejati Baidawi warga desa Juluk kecamatan Saronggi mengatakan secara rinci ; ” sejak tahun 2013 PPDI / Persatuan Penyandang Cacat Disabilitas Indonesia mulai dikukuhkan dibawah payung Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.
Baidawi juga mengatakan bahwa penyandang cacat tertampung pernah memperoleh pelatihan dari dinas Tenaga kerja kabupaten Sumenep. Sehingga mereka dapat mesin jahit , mesin obras dan alat alat bordir.
Sejumlah 35 orang penyandang cacat ditampung pada PPDI Sumenep ternyata mereka bisa menunjukkan keterampilannya sepeti menjahit baju , membuat kerajinan tangan dan melukis . Hasil karya tersebut memang luar biasa dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi.
Menurut sang rekawan sejati ini khusus penyandang tuna netra PPDI mengembangkan pelatihannya yang ditampung di Kecamatan Batang batang yang di ketuai oleh Siska.
Harapan kedepan Baidawi relwan sejati mengharap kepada dinas dinas terkait tidak memandang sebelah mata terhadap penyandang cacat , karena mereka juga bisa berkarya seperti orang normal. Dan dengan berdirinya PPDI di kabupaten Sumenep sangat mendukung program Super mantap yakni jadikan Sumenep yang bersih , dan tidak ada lagi para gepeng dan pengemis berserakan di jantung kota .(nay)
