CB,Trenggalek- Atap rumah sudah mulai menunjukkan warnanaya. Atap rumah yang suah dipasang kayu usuk dan reng itu sudah sedikit jadi. Progres ditaksir sudah mencapai 90% siap digunaan untuk Mainem .
Nampak dari atas, ketika difoto rumah mainem sangat bagus. Dindingnya juga sudah melingkar selesai dibangun. Bagian depan dan kayunkusennya juga nampak baru. Bahkan atap rumahnya juga sudah siap untuk dinaikkan.
Sebagian kayu atap rumah Mainem (65) penerima bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT 26 RW 08 Dusun Nitri, Desa Sumurup, Trenggalek adalah dari Satgas TMMD.. Sebagian lagi diperoleh dari hasil pemotongan kayu miliknya sendiri.
Perkebunan yang ada dibelakang rumahnya awalnya suah ditanami kayu jati.Setelah sekitar 5 tahun, kayu jati siap ditebang untuk kayu. Kebetulan, ruahnya menajadi sasaran TMMD Reg 105 Kodim Trenggalaek. Maka dari itu, dirinya setuju kalau sebagian atap rumahnya dari kayu tanamannya sendiri.
Setelah dipotong dan dibelah, maka sebagai kayu yang dibuthkan sudah tercukupi. Namapak sudah siap dipasang. Meski tidak sebagus istana betulan, namun rumah itu sudah sanagat layak huni, Menindaklanjuti pengerjaan kali ini warga juga tidak maukalah dengan Satgas TMMD. Warga berjejer mengerjakan atap rumah Maninem. Palu untuk menancapkan paku dalam kayu atap rumah Mainem terus dibunyikan. Pengerjaan pembuatan atap ini sedikit berbahaya. Sebab ada di kektinggian sekitar 6-8 meter.
Setelah sebelumnya, rumah dikerjakan oleh Satgas TMMD dibantu warga setempat. Rumah usang yang tidak layak huni itu menjadi sarsan TMMD agar dijadikan layak huni. Bahkan saat ini, satgas TMMD juga masih nampak memaku kayu agar Reng rumah cepat selesai.
“Kalau penampakan dari atas ya seperti ini mas, rumahnya sudah sekitar 90% siap huni lah. Kalau penegrjaan dalam bisa menyusul sedikit demi sedikit, yang terpenting rumah sudah bisa dipergunakan, “ jelas Sertu Bambang, Satgas TMMD , Minggu (28/7), (lng)
