Kota Malang,- Ratusan mahasiswa Unmer Malang beramai-ramai mendeklarasikan diri melawan keberadaan radikalisme. Deklarasi itu, merupakan bagian dari Sumpah Kebangsaan sebagai salah satu refleksi Sumpah Pemuda yang bertemakan Bangun Pemuda, Satukan Indonesia.
Tak hanya disaksikan oleh para Pimpinan Unmer saja. Namun, deklarasi itu, juga turut disaksikan oleh Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin, Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson, serta beberapa pimpinan Kepolisian setempat.
Danrem mengatakan jika radikalisme merupakan salah satu masalah yang menyangkut bangsa, dan ditujukan pada agama maupun golongan tertentu. “Karena, siapa saja bisa menyebarkan paham tersebut,” ujar Kolonel Zainuddin. Selasa, 29 Oktober 2019.
Perwira Menengah TNI-AD kelahiran Kota Palembang itu menilai jika deklarasi yang diwarnai dengan adanya penandatanganan sumpah kebangsaan saat ini, mampu dijadikan benteng melawan radikalisme di Indonesia.
“Makna deklarasi ini penting. Sebab, kegiatan ini juga mengingatkan para pemuda, khususnya mahasiswa akan perjuangan para pahlawan pendahulu,” tegasnya.
Bahkan, Danrem pun mengimbau para mahasiswa Unmer agar mampu mengimplementasikan sumpah kebangsaan tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Terutama di sekelilingnya, atau masyarakat,” pinta Danrem.(ud)
