CB, Tanah Bumbu – Untuk mencegah bertambahnya penularan penyakit Demam Berdarah Dengue, warga jalan sampurna RT. 15 RW 03 Komplek Perumahan Bumi bersujud Desa Barokah kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu, Kalsel, melakukan kegiatan gotong royong Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak(PSN). Kegiatan yang melibatkan Kepala Desa dan Petugas Kesehatan Puskesmas Perawatan Simpang Empat serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, memang sudah direncanakan sebelumnya karena diketahui ada 5 warga yang tertular oleh nyamuk DBD. Selain itu, alasanya sebagian rumah dan lingkungan warga sudah dilakukan fogging dalam setiap kasusnya, tetapi kasus baru disinyalir masih saja bertambah.
Pemberantasan terhadap sarang nyamuk akhirnya dapat dilakukan pagi akhir pekan (27/1/2020), pasalnya warga didaerah itu rata- rata bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan karyawan perusahaan. Dengan serentak warga membersihkan sampah-sampah, kaleng dan botol dan wadah bekas yang berisi jentik-jentik nyamuk dilingkungan rumah warganya masing-masing. Selain itu, selokan dan sampah di halaman umum dan lingkungan mushola pun dibersihkan.
Zakaria, Ketua RT. 15 Bersama Jajaran Kesehatan memantau seluruh warga dengan berkeliling menuju Blok-blok perumahan sambil membantu warga untuk melakukan PSN dengan benar. Setelah bersih bersih, warga berkumpul dihalaman Mushola Al-Muhajirin dan diberikan penyuluhan PSN dari petugas kesehatan.
Nelly Hariayanti, Kesehatan Lingkungan sekaligus penyuluh dari Puskesmas Perawatan Simpang Empat menyampaikan setelah kita pantau ternyata disekitar rumah masih ada kaleng-kaleng bekas, botol, sampah, wadah yang tidak terpakai menumpuk di samping rumah. Saat turun hujan nanti, airnya menggenang di botol dan kaleng sampah yang berpotensi wadah nyamuk bertelur. Setelah itu menjadi jentik yang kemudian berubah menjdi nyamuk kembali.
“Nyamuk demam berdarah ini tidak berkembang biak pada air yang bersentuhan dengan tanah, atau disaluran air yang kotor, tetapi bisa saja kaleng bekas yang terisi air bersih disaluran air kotor tersebut akan menjadi sarang nyamuk” suluh nya.
“ Jadi, fogging itu bukanlah solusi utama dalam pencegahan demam berdarah, karena hanya membunuh nyamuk dewasa yang beterbangan dan setelahnya akan muncul lagi nyamuk-nyamuk yang baru, “. Imbuhnya didepan warga.
Nelly mengharapkan agar masyarakat melakukan PSN dengn tepat sasran dan melakukan 4 M Plus, Menutup Tempat Air, Mengubur botol, kaleng bekas, Menguras Bak air, dan Menghindari dari gigitan nyamuk setidaknya seminggu sekali agar tidak ada lagi korban dari nyamuk mematikan ini.
Dalam kesempatan itu juga pihak dinas kesehatan juga menyampaikan terima kasih kepada warga RT 15 yang mau melakukan Gerakan PSN serentak. Namun, yang perlu digaris bawahi adalah dimusim Demam Berdarah ini terlebih dahulu melakukan PSN secara kontinyu dengan benar dan tepat sasaran karena merupakan salah satu langkah yang diutamakan dalam pencegahan DBD, selain fogging. Selain itu pihak surveilas dinkes tanbu ini juga menyarankan agar dapat dilakukan pemantauan jentik oleh salah satu keluarga setiap minggunya dan jika ada keluarga yang sakit demam sesegera mungkin untuk berobat ke Puskesmas atau tempat Pelayanan Kesehatan terdekat. Sementara itu Plt Kades Baroqah, Taufik Rahman mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi gerakan PSN tersebut sebagai antisipasi langkah awal pencegahan nyamuk DBD, mengingat di Desa Baroqah sudah terdapat beberapa warga yang terserang DBD. Diharapkan agar dilingkungan RT lainnya dalam wilayah Desa Baroqah warga akan kompak melakukan gerakan PSN dengan tujuan agar kedepannya Desa Baroqah akan bebas dari wabah DBD, tuturnya. (Jhon)
