Peletakan Batu Pertama Pembangunan 3 Model Desain Masjid Sidoarjo

CB, Sidoarjo – Bakal berdiri masjid megah yang didesain dengan gaya arsitektur perpaduan tiga bentuk masjid di Jawa, Timur Tengah dan Cina untuk menonjolkan Islam Nusantara, kelak jadi pilot project semua masjid Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) se-Indonesia.

Masjid yang dibangun PCNU Sidoarjo itu diberi nama seorang tokoh Ulama Besar yang juga Pendiri NU, KH. M. Hasyim Asy’ari, menempati lahan seluas 6,5 hektar, berlokasi di kompleks pergudangan Safe ‘n Lock, Jalan Lingkar Timur KM 55, Sidoarjo.

Pembangunan Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari itu telah dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama di beberapa titik pondasi oleh Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar, Rais Syuriah NU Sidoarjo, KH. Ahmad Rofiq Sirodj, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin dan Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman, Rabu (11/3/2020).

Acara peletakan batu pertama tersebut, disaksikan Plt. Kepala Kemenag Sidoarjo, H. Arwani, Rektor Unusida, Fatkhul Anam, Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Maskhun serta sejumlah Ulama NU Sidoarjo, yakni KH. Salim Imron (Ketua MUI Sidoarjo), KH. Amir Mu’in, KH. Abdul Aziz Munif, KH. Abdus Salam Mujib, KH. Sholeh Kosim dan KH. Abdul Wahid Harun.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin mengajak masyarakat muslim Sidoarjo, terutama warga Nahdliyin kompak membangun Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari ini.

“Kalau kita kompak, Insya Allah pembangunan (Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari) ini tidak akan berlangsung lama. Bila memungkinkan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan membantu biaya pembangunannya melalui APBD. Asalkan tidak melanggar aturan, hal ini dapat direalisasikan,” ujar Wakil Bupati Sidoarjo

Menurut Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Maskhun, pembangunan Masjid KH. M. Hasyim Asy’ari dengan luas fisik 42 x 55 m2 yang didesain dengan gaya arsitektur perpaduan tiga model masjid di Jawa Islam, Timur Tengah dan Cina itu diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp8,5 milyar.

“Pemilihan desain masjid ini melalui proses panjang. Usulan dari instruktur PKPNU Pusat yang jadi rujukan. Instruktur PKPNU Pusat minta bangunan masjid mengakomodir tiga model desain masjid, seperti Masjid Demak di Jawa, Timur Tengah dan Cina. Ya, Islam Nusantara harus nampak dan nantinya, masjid ini akan jadi pilot project (proyek percontohan), masjid-masjid PCNU di tanah air,” jelasnya.(ncs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *