CB, GROBOGAN – Wajah balaidesa Nglobar kecamatan Purwodadi kabupaten Grobogan sangat memprihatinkan.
Kondisi ini tampak dari beberapa bangunan mulai dari kayu yang sudah lapuk,cat yang sudah pudar diikuti tiang-tiang yang sudah dimakan rayap yang terbuat dari kayu.
Sutedjo, kades Nglobar saat di wawancarai media Cahaya Baru di kantor desa mengatakan Pihaknya ingin fokus melakukan renovasi Balai Desa Kantor Desa Nglobar, Pasalnya tempat itu sangat penting sebab banyak digunakan aktivitas pemerintahan desa seperti Musdes, Lelangan Tanah Kas Desa dan Kegiatan Posyandu.
“Saya ingin fokus renovasi Balai Desa soalnya usianya sudah lama, pertama kali saya dilantik jadi kades .Balai desa ini saya bangun,meskipun anggaran untuk pembangunan ini dipinjamkan dari pihak ketiga,”kata dia
Disinggung tentang pelaksanaan kegiatan sertifikat massal diwilayahnya Pihaknya membenarkan bahwa desa Nglobar dapat jatah 1000 bidang.Namun,masalah tersebut di serahkan langsung ke masing-masing kadus. Pihaknya mengakui kalau sudah menetapkan standar biaya kepada warga Nglobar sebesar Rp.600 ribu.Tetapi, tentang penarikan kepada warga pihaknya masih enggan berkomentar.
“Sertifikat massal memang sini(Nglobar)dapat jatah 1000 bidang.Harganya sudah dirapatkan sama BPD tetapi terus terang kami belum melakukan penarikan kepada warga .Silahkan,anda tanya langsung sama kadus Budi,” tambahnya.
Didampingi Kadus Selokromo Budi sementara untuk panitia PTSL diserahkan secara langsung pada Sekdes Mashari dengan melibatkan beberapa kadus setempat seperti dusun Nglobar bisa menghubungi Romlah dan Bambang Mashudi, Karyono. Dan masalah pembayaran diserahkan secara langsung oleh Bendahara Sutiyoso. Bersambung. (Sofi/Liza)
