CB, Surabaya – Seluruh para pedagang yang ada di pasar balongsari maupun pedagang kaki lima ( PKL ) merasa banyak penurunan hasil dagangannya atau omset yang di akibatkan wabah Virus COVID – 19 atau Virus Corona yang melanda di Kota Surabaya sehingga para pedagang yang setiap hari menjajakan dagangannya mengalami penurunan yang drastis .
Semua masyarakat sekarang harus Lockdown yaitu harus dirumah saja kalau memang mau keluar membeli bahan – bahan pokok baik di pasar maupun ke PKL terdekat seperlunya saja sebab wabah Virus COVID – 19 memang sangat berbahaya sekali maka dari itu dihimbau kepada seluruh masyarakat surabaya barat khususnya kita semua cuma berdoa kepada Allah wabah ini semoga cepat berakhir sehingga kita semua bisa beraktifitas seperti biasanya .
Pasar Balongsari dan PKL ( pedagang kaki lima ) sudah diadakan penyemprotan baik dari pihak Kelurahan Balongsari maupun dari pihak Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan dibantu juga dari RT maupun RW setempat supaya masyarakatnya yang ada di wilayah Balongsari terhindar dari wabah penyakit COVID – 19 sehingga terbebas dari ODP ataupun PDP dan Suspect dengan hal tersebut masyarakat bisa terbebas dari positif COVID – 19 , Dihimbau kepada para pedang semuanya harus menjaga kebersihannya ditiap lapak – lapak yang telah disediakan untuk berdagang .
Dan juga kepada semua masyarakat untuk tetap menerapkan sistem aturan Pemerintah supaya Lockdown ( Tidak Boleh Keluar masuk Negara/ wilayah/daerah lain ) , social Distancing ( tidak boleh mengunjungi tempat – tempat umum lebih baik diam dirumah .
Saat awak media mengkonfirmasi terkait COVID – 19 Toha selaku kordinator PKL ( pedagang kaki lima ) mengatakan bahwa ini kalau saya amati agak menurun , satu memang ketakutan karena dari Pemerintah enggak boleh keluar ya mau gimana lagi dan harapan dari para pedagang kalau bisa sih jangan di Lockdown cuma kalau keluar rumah yang penting – penting aja kalau untuk kebutuhan makan atau kebutuhan yang mendesak ,” ungkapnya .(sis)
