Donor Darah Saat Pandemi

CAHAYABARU – Stok darah di PMI Jatim turun. Ini bukan karena kebutuhan darah meningkat saat wabah Corona melanda. Kebutuhan darah tiap harinya normal normal saja. Hanya saja para pendonor yang selama ini setia menyumbangkan darahnya, enggan keluar rumah karena takut tertular Virus Covid 19. Itu sebabnya kenapa persediaan darah di PMI Jatim turun.

Apalagi memasuki bulan puasa yang tinggal dua pekan lagi. Para pendonor akan semakin berkurang. Untuk tetap menjaga agar persediaan darah di PMI Jatim tercukupi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, mengajak ASN dilingkungan Pemprov Jatim, melakukan aksi donor darah. Aksi ini sekaligus juga mengajak masyarakat luas untuk melakukan aksi yang sama.

Masyarakat yang selama ini rutin menyumbangkan darahnya, namun enggan keluar rumah. Akan dilakukan layanan jemput bola. Petugas akan mendatangi ke rumah pendonor.

Mengawali aksi donor darah ini tida hanya di kalangan ASN di lingkungan Pemprov Jatim saja. Tapi juga dari TNI dan Polri. Senin kemarin, gubernur, wakil gubernur, kepala OPD dan ASN Pemrov Jatim, sudah mendonorkan darah mereka.

Selain donor darah Pemprov Jatim juga menyiapkan anggaran Rp 1 miliar, untuk mensupport kegiatan PMI, saat terjadi pandemi Covid 19. (hpo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *