Berdalih Latihan Nyopir, Dua Oknum Guru TK “Bergoyang” Didalam Mobil

CB, LUMAJANG – Saat Pemerintah pusat dan daerah memberikan intruksi kepada seluruh Sekolah untuk melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah dengan tetap melalui bimbing para guru melalui alat telekomunikasi melalui Hand Phone dan salah satu stasiun Televisi lainya terkait masifnya penyebaran covid 19, tetap berada dirumah.

Namun salah satu oknum guru yang diketahui mengajar disalah satu TK Di Desa Kalipepe Kecamatan Yosowilangun Lumajang malah “keluyuran” dan berduaan di dalam mobil bersama wanita lain yang bukan istrinya.

Oknum Guru yang diketahui berinisial JU (45) warga Dusun Jombang Desa Yosowilangung Lor Kecamatan Yosowilangun sudah berstatus ASN/PNS, ini adalah seorang pria yang sudah berkeluarga alias sudah berberistri dengan dikaruniai beberapa orang anak, JU malah “Keluyuran” dengan wanita berinisial IN yang juga sebagai seorang pendidik ditempat JU mengajar, yang beramat di Dusun Pentung mangir Desa Kalipepe Kecamatan Yosowilangun.

Peristiwa memalukan tersebut terjadi beberapa waktu yang lalu sekitar pukul 13.00 Wib, yang mana keduanya (JU dan IN, Red) didapati berduaan didalam mobil jenis mini bus yang diduga berbuat asusila, yang parkir dipinggir jalan tepatnya di sekitaran Jalan Lintas Timur (JLT), dengan kondisi mesin mobil masih nyala dan bergoyang – goyang.

“Waktu itu mobilnya bergoyang-goyang, dengan mesin menyala,” Ujar salah seorang warga yang tidak mau identitasnya dikorankan.

Kendaraan tersebut diketahui kerap di kendarai oleh JU, mobil goyang tersebut parkir dipinggir jalan JLS kurang dari satu jam, warga yang sedang berkoordinasi dengan warga lainnya belum sempat datang di TKP, namun mobil tersebut keburu pergi dan menuju parkiran disebelah Puskesmas Yosowilangun untuk menurunkan IN dan mengambil motornya yang sebelumnya diparkir, Sementara JU langsung pulang setelah menurunkan IN.

Untuk memastikan kebenaran cerita warga tersebut, sejumlah awak media menemui JU di kediamannya, JU yang dikonfirmasi terkait kebenaran informasi dugaan perselingkuhan dengan IN, ternyata JU membenarkan dugaan tersebut, Namun ia sempat beralibi bahwa saat itu dirinya membelajari mengemudi mobil (Nyetir).

“Sebenarnya saat itu saya sedang belajari dia (IN.red) nyetri dan tidak berbuat yang aneh – aneh” Jlentrehnya

Lebih jauh JU menjelaskan, bahwa terkait perselingkuhannya dengan IN karena dipicu seringnya bertemu dan juga sering memberi uang jajan anaknya sehingga timbul benih – benih cinta.

“Iya saya salah, saya memang mempunyai hubungan dengan dia (IN, red), saya baru aja awal tahun 2020 ini menjalain hubungan dengam dia (IN.red) dan sudah 4 bulan ini memberikan belanjaan dan uang jajan anakya yang di TKnya (TK di Balai Desa Kalipepe Yosowilangun), dan selama jadi guru TK yang rata – rata perempuan, baru kepada IN ini saya benar – benar cinta dan sayang, sebelumnya tidak pernah terhadap perempuan lain.” Imbuh Ju.

Saat dikonfirmasi JU berusaha menelpon temannya yang diakuinya sebagai seorang tentara dengan tujuan meminta tolong agar beritanya tidak dimuat oleh wartawan.

Terpisah, IN yang dikonfirmasi di rumahnya terkait perihal tersebut tidak berucap apapun dan terdiam bengong seolah menyesali semua perbuatannya dengan JU.

Bagaimana tanggapan atasan JU dan IN setelah mendengar berita ini, mengingat  JU adalah seorang ASN/PNS. Bagaimana pula tanggapan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Sanksi apa yang akan diterima jika keduanya melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin seorang PNS. (Gus/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *