CB, Lumajang – sampai kapan covid 19 ini akan berakhir ucap salah satu warga Desa wotgalih kepada relawan yang sedang bagikan sembako kamis pukul 2.30 WIB (7/5).
Relawan terus berupaya memastikan bagikan sembako berupa beras 5kg tepat sasaran karena sebelum-nya oleh tokoh masyarakat tak lain adalah Hardi 43 yang layak menerima sembako ini di Data per kk mana yang layak dibantu atau tidak, bagi yang tidak mampu seperti janda tua atau kaum Duafa inilah yang seharusnya oleh relawan perlu diperhatikan oleh karena itu pembagian sembako tidak akan salah sasaran,” ungkapnya.
Pembagian sembako oleh beberapa relawan dengan jumlah 58 paket yang diserahkan melalui dor todor serta disambut oleh Babinsa wotgalih Pelda Guntur disaat itulah Pelda Guntur juga Bagikan puluhan masker kepada masyarakat Desa wotgalih kecamatan yosowilangun kabupaten lumajang pelda Guntur sangat berterima kasih atas sembako yang telah diberikan oleh seorang Donatur untuk masyarakatnya khususnya warga RT 1 Rw 4 Dusun krajan Desa wotgalih,”jelasnya.
“Salah satu masyarakat berkomentar atas pemberianya oleh seorang Donatur yang diwakilkan oleh Babinsa wotgalih Pelda Guntur dan Media cetak cahaya baru oleh Reporter cong Hardy cs masyarakat sangat berterima kasih kepada Relawan covid 19 yang enggan disebutkan namanya hanya kita sebagai umat Allah SWT semoga Orang tersebut akan diterima amal ibadhah-nya dan diberikan kesehatan,keselamatan dunia akhirat..!!!Amin.” ujarnya.
Semakin hari masyarakat semakin merasa betapa dampaknya corona virus ini sampai menyebar dimana mana semua masukan dan penghasilan ekonomi sepertinya sulit ditentukan bantuan pemerintah sebagian dapat sebagian masih belum, untung saja masih ada salah satu seorang Donatur yang masih bisa membantu dan peduli untuk kebutuhan masyarakat yang layak menerima bantuan dari seseorang, masih adakah orang lain yang masih peduli sesama saudara kita seperti saat ini,” jeritan janda tua.(Hardy)
