Desa Sorowiti Berbenah, Eksplorasi Ragam Dan Kayanya Budaya Nusantara

CB, GRESIK – Demokrasi Pancasila, menelaah lebih dalam tentang prinsip bertata negara yang menganut paham demokrasi khususnya demokrasi terpimpin atau yang telah tertuang pada dasar NegaraPancasila sila-4 yang berbunyi Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan.

Tepat sekali dengan sebutan umum ialah Demokrasi Pancasila, dikemas dalam diskusi ringan bersama tokoh masyarakat Desa Sorowiti kecamatan Panceng kabupaten Gresik saat bertemu dengan awak media Cahaya Baru beberapa waktu lalu, awal (November/2020) dipendopo desa.

Mengangkat tema seputar peran dan fungsi masing-masing, beserta tanggung jawab tak terkecuali seluruh elemen penyelenggara negara dan penyelenggaraan pemerintahan, baik ditingkat pusat, daerah maupun ditingkat desa, mengingat semakin heterogensinya penetrasi budaya asing beserta tingkat kemajemukannya.

Mengulas sedikit tentang figur H. Mohammad Sonhaji yang menjadi tokoh klasik ditengah komunitas penduduk desa yang terletak dalam kawasan pegunungan dan pesisir pantai wilayah paling barat dan utara daerah kabupaten Gresik, Jawa Timur, Indonesia.

Teretorial wilayah yang berada pada kawasan dataran tinggi dan wilayah pesisir pantai yang sudah barang tentu telah menjadi khas kepribadian atau karakter dari mayoritas penduduk desa diwilayah kecamatan Panceng, yaitu kecerdasan sepiritualitasnya sebagaimana konsekwensinya akan menjadi penunjang kecerdasan ekonomi, terbukti dengan banyaknya bangunan desa maupun fasilitas umum yang bersumber anggaran dananya dari partisan penduduk desa setempat.

H. Mohammad Sonhaji yang akrab disapa dengan Abah Son dengan latar belakang kepribadian dan perilaku hidupnya, yang penuh dengan nilai-nilai spiritualitas, seperti yang pernah disampaikan oleh Pak Anang kepada awak media Cahaya Baru beberapa waktu lalu bahwa beliau Abah Son adalah satu-satunya penduduk Desa Sorowiti yang memiliki bukti sejarah desa-desa yang berada di wilayah kecamatan Panceng kabupaten Gresik, tutur Pak Anang.

Abah Son adalah pemilik dan pendiri Padepokan Paku Alam, padepokan yang bergerak dalam bidang ilmu-ilmu spiritualitas, hingga saat ini Padepokan Paku Alam telah mampu menghadir para tetamu baik lokal maupun nasional, diantara tamu nasional yang pernah datang tersebut ialah keluarga mantan presiden RI pertama, keluarga mantan presiden RI kedua dan tokoh-tokoh Nasional lainnya, sepintas terlihat dari tuturnya berkesan belum siapnya beliau Abab Son untuk menerima banyak tamu.

Mengingat sejarah Nasional awal keberadaannya Desa Sorowiti kecamatan Panceng kabupaten Gresik, Jatim, Indonesia, yang bersumber cerita dari berbagai kalangan bahwa terdapatnya petilasan, pesarehan, atau adanya makam yang diyakini oleh warga penduduk setempat adalah satu dari para Wali yang berjumlah 9 yaitu makamnya Sunan Kali Jaga, maka sakralitas Desa Sorowiti yang dikelilingi oleh banyak bukit sangatlah kentara.

Kali kesekian pertemuan awak media Cahaya Baru dengan Abah Son dalam rangka terjalinnya komunikasi yang baik dan lebih bermanfaat guna tercapainya sinergitas antar elemen penyelenggara pemerintah, harapnya, termasuk juga dalam hal ini adalah saudara-saudara dari lembaga kontrol sosial, ucapnya.

Konon, Desa Sorowiti adalah tempat awal Brandal Loko Joyo (Sunan Kali Jaga) saat masih belum diangkat menjadi Waliyullah, dan di Desa Sorowiti jugalah beliau Kanjeng Sunan Kali memulai berdakwa tentang Agama Islam.

Saat ini Desa Sorowiti mulai berbenah guna lebih mengekplorasi ragam dan kayanya budaya Nusantara, nanti apabila pembangunan atau renovasi lokasi makam Kanjeng Sunan Kali Jaga dan sekitarnya sudah selesai, saya berharap peran serta media-media massa dapat mempublikasikannya, ujar Abah Son.

Belum tuntas perbincangan, tradisi agama dalam menghormati dengan mendengar suara kumandang qiro’ah dari dalam masjid/musholah yang terletak satu lingkungan dengan kantor Desa Sorowiti, sebagai kesimpulan sementara perbincangan adalah bahwa keikutsertaan media massa sebagaimana diantara beberapa fungsinya yaitu sebagai bidan sejarah dan juga sebagai pemuka pendapat, agar sekiranya setiap hal ihwal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan desa terlebih dahulu dikomunikasikan, himbau Abah Son.

H. Mohammad Sonhaji, satu periode memangku jabatan sebagai kepala Desa Sorowiti dan rehat satu periode, saat ini Abah Son juga mendapat mandat dari para teman sejawat untuk menjadi ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) kecamatan, mengingat akhir-akhir ini banyaknya kritik atau tekanan beserta problematikanya dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa, tentu hal yang wajar apabila saya sangat berharap peran kemitraan dari elemen kontrol sosial lebih menjadi prioritas, tuturnya.bersambung(Sub)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *