LSM Cakra Minta Pemkab Tulungagung Jeli Dalam Memilih Jabatan Kadis

Totok: Jangan Sampai Gara-gara Kondisi Catatan Dalam Kesehatannya Membuat Tugasnya Amburadul

CB, TULUNGAGUNG – Lagi, surat-surat yang dikirim Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakra terkait lelang jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, kembali mendapat jawaban. Setelah mendapat jawaban dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), disusul jawaban surat dari Ikantan Dokter Indonesia (IDI) serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak, setempat. Dan, jawaban surat tersebut, menyebutkan bahwa salah satu peserta lelang jabatan yang disoal itu sehat dengan catatan.

Sementara mencermati surat RSUD Dr Iskak no 800/188/206/2021 Pada angka 2 huruf b telah jelas
bahwa sehat dengan catatan adalah suatu keadaan untuk mencapai kesehatan sehat, akan tetapi memerlukan bantuan tertentu.

”Seharusnya baperjakat dan bupati jeli untuk memilih kandidat yang tepat untuk jabatan kepala dinas. Jadi jangan sampai gara-gara kondisi catatan dalam kesehatannya membuat tugasnya amburadul,” kata Totok Yulianto.

Yang memalukan lagi, lanjut Ketua Umum LSM Cakra ini, terdapat sebuah institusi dibuat tumbang dalam sidang di Komisi Informasi hanya melawan seseorang bukan melawan sebuah kelembagaan.

”Mestinya pemerintah daerah malu karena salah satu institusinya tumbang dalam sidang di Komisi Informasi. Muda-mudahan kita semua masih sehat jasmani dan rohani sehingga masih mampu menengok kebelakang,” paparnya.

Sementara itu, Susetyo Nugroho selaku koordinator Perkempulan Komunitas Peduli Tulungagung (PKTP) angkat bicara terkait lelang jabatan di Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, yakni bupati sebagai pengambil keputusan tertinggi sebaiknya mempertimbangkan juga aspek hukum yang akan timbul apabila memaksakan keputusan.

”Kemungkinan PraTUN ataupun masalah-masalah kebijakan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, seperti pengadaan seragam gratis pada tahun 2018 dan tahun 2019 yang sudah dilaporkan APH oleh elemen masyarakat serta pengadaan alat kesenian dan BOS Afirmasi Kinerja yg saat ini sedang ramai menjadi pergunjingan dikalangan Pegiat Anti Korupsi. Nah, kan jelas sudah masalahnya” jelasnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *