Sejarah baru segera lahir hari
Ikfina-Barraa atau popular den
Program untuk mewujudkan “Mojokerto Cerdas”, terdiri da
Selanjutnya adalah peningkatan
Program “Mojokerto Sehat” meliputi upa
Pada program “Mojokerto Indah”, beberapa upaya yang dilakukan adalah peningkatan pembangunan infrastruktur desa, bantuan Rp 15 juta untuk bedah rumah, serta pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga dan industri yang diiringi dengan peningkatan tata kelola TPA. Mojokerto Indah juga didukung dengan pembangun
“Mojokerto Aman” diharapkan bi
Upaya penanganan tersebut harus disupport dengan data yang akurat mengenai penerima bantuan. Mojokerto Aman juga akan terwujud apabila Pemerintah Kabupaten Mojokerto bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntabel, bersih dan transparan melalui pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government yang didukung dengan pembangunan infrastruktur di segala bidang.
Terakhir, “Mojokerto Berkah” diwujudkan dengan berbagai program peningkatan ekonomi masyarakat yang terdiri dari pembangunan pusat kewirausahaan untuk UMKM di tiap Kecamatan, pengelolaan wisata secara integratif dengan pendekatan smart tourism, rehabilitasi pasar tradisional yang kumuh menjadi pasar sehat, serta peningkatan kualitas hasil pertanian melalui revitalisasi kesuburan tanah, pemanfaatan bibit unggul bersertifikat, dan optimalisasi kelembagaan petani.
Sedangkan untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja, program yang dilakukan antara lain pelatihan dan pemberdayaan karang taruna, program pesantren preneur dalam rangka menciptakan wira usaha mandiri, program kerjasama dengan sektor usaha untuk mencetak tenaga kerja terampil serta berbagai upaya untuk menciptakan lapangan kerja melalui bantuan modal usaha BUMDesa.
Untuk mendukung berbagai program tersebut, maka dilakukan pengalokasian BK desa sampai dengan Rp 5 Milyar per desa dan besaran ADD hingga Rp 600 juta per desa. Di bidang olah raga, program yang dilakukan adalah pembangunan s
Harapannya, berbagai program yang dilakukan tersebut tidak hanya membawa Kabupaten Mojokerto menuju kabupaten yang Maju, Adil dan Makmur, tetapi bisa menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai Kabupaten Percontohan.
Lebih Dekat dengan Sosok Ikfina
Berdasarkan dokumen yang diakses pada laman infopemilu.kpu.go.id, Ikfina Fahmawati tercatat lahir di Ponorogo 11 Januari 1978. Pengalaman kepemimpinannya sudah teruji sangat baik. Seperti ketika dirinya menjabat Ketua PKK Kabupaten Mojokerto, Ketua Dekranasda, Ketua P2TP2A, serta Ketua Perwosi Kabupaten Mojokerto. Dedikasinya yang tinggi selama memimpin, telah banyak mendapat ganjaran
Di kehidupan sehari-hari, Ibu tiga anak ini tetap menjun
Ikfina sendiri diketahui merupakan lulusan S1 Kedokteran Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang pada 2003. Pada tahun 2016, Ikfina juga dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan S2 Magister Sains Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya).
Motivasi pencalonannya dalam bursa pilkada 2020 kemarin, adalah demi melanjutkan program pembangunan Kabupaten Mojokert
Mengenal Gus Barraa
Mungkin jarang yang menyangka jika Muhammad Albarraa atau Gus Barraa, merupakan ahli dalam ilmu filo
Putera sulung KH. Asep Syaifudin Chalim pendiri Amanatul Ummah, siap mewujudkan komitmen untuk berkhidmah pada masyarakat melalui jalur pemerintahan. Sejak awal kemunculannya dalam bursa pilkada 2020, Gus Barraa memiliki motivasi besar untuk memajukan daerah yang akan dipimpin.
Dalam tugasnya mendampingi bupati terpilih Ikfina Fahmawati nanti, Gus Barraa memiliki target untuk meningkatkan SDM melalui jalur pendidikan, ekonomi dan kesehatan dengan didukung perbaikan serta peningkatan infrastruktur di daerah.
Dilansir dari infopemilu.kpu.
Gus Barraa kemudian melanjutkan S2 Magister Ilmu Sastra Konsentrasi Filolo
Gus Barraa juga tercatat pernah me
