Agus Santoso: Pontensi Pemuda Rejotangan Sangat Hebat
CB, TULUNGAGUNG – Usai di lantik sebagai Camat Rejotangan, Selasa (02/03), Didi Jarot Widodo Nursamsu AP, bakal melakukan silaturahmi ke berbagai elemen masyarakat, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan serta kades-kades di Rejotangan. Hal ini dilakukan guna menghimpun masukan demi kemajuan wilayah Rejotangan.
Melihat kiprah pria yang sebelumnya menjabat Camat Tanggunggunung ini, tentunya bisa menjadi contoh atau role model dan tentunya bisa menciptakan stabilitas di wilayah Kecamatan Rejotangan.
“Silaturahmi untuk ke depan, yaitu bagaimana seorang pemimpin bisa mengedepankan dan mampu menjaga persatuan dan pada akhirnya memastikan bahwa stabilitas wilayah itu sangatlah penting,” kata Didi Jarot Widodo Nursamsu AP usai pamit kenal dengan Agus Santoso S.Sos kepada Cahaya Baru, Jumat (12/03)), di Kecamatan Rejotangan.
Untuk itu, lanjut pria yang akrab dipanggil Jarot ini, dirinya bakal tetap meneruskan program-program seniornya yang mungkin selama ini mandek dampak Pendemi Covid-19. Namun demikian, camat yang mendapat sambutan hangat dari staf-stafnya yang baru dan Kades se-Rejotangan serta yang di hantar para Kades se-Tanggunggunung tersebut akan berupaya melakukan yang terbaik untuk Kecamatan Rejotangan.
“Sampeyan doakan saja dan semoga Kecamatan Rejotangan kedepan bisa semakin lebih baik lagi,” kata Camat Jarot yang bermasyarakat dan selalu dekat dengan wartawan ini penuh semangat.
Sementara itu, Agus Santoso manta Camat Rejotangan dan yang kini menduduki jabatan Kadisnaker Kabupaten Tulungagung ini berharap pada camat yang menggantikannya itu ada satu kesinambungan apa yang telah dilakukan selama di Rejotangan. Sehingga, dengan begitu, program-program yang sudah terlaksana maupun yang belum, bisa dirajut kembali.
“Saya berharap, sepeninggalan saya dari Rejotangan ke Disnaker ini ada satu kesinambungan apa yang telah saya laksanakan. Sehingga program-program yang sudah terlaksana atau belum bisa dirajut kembali oleh camat yang baru,” kata Agus Santoso kepada Cahaya Baru.
Yang belum maksimal selama ini, lanjut Agus Santoso, adalah potensi pemuda yang ada di Rejotangan ini belum tergarap dengan benar. Padahal, menurutnya, potensi pemuda di wilayah Kecamatan Rejotangan sangat hebat. Tapi, akibat dampak Pendimi Covid-19 yang sudah berjalan setahun ini akhirnya belum optimal alias minim aktivitas.
“Tahun ini pemuda di wilayah Kecamatan Rejotangan masih minim aktivitas, ya dikarenakan Pendimi Covid-19 yang sudah berjalan setahun ini mas,” kata Agus Santoso yang didampingi Kades Banjarejo Zainuddin Jawahir.
Masih kata Agus Santoso, pada Mei mendatang dan bila Covid-19 sudah tidak ada maka pemuda-pemuda di Rejotangan ini bisa terakomodir dan bisa menjadi aikon masing-masing desa dengan kegiatan-kegiatan yang ada.”Semoga saja Mei ini Corona sudah lenyap dari bumi nuswantara,” paparnya.
Masih kata Agus Santoso, untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Rejotangan mudah berbaur dan mudah diajak komunikasi. Disisi lain, membangun kerukunan antar agama itu pun sangat bagus alias enggan saling mengganggu.
“Masyarakat Rejotangan ini kerumunannya sangat bagus dan mereka juga sangat mendukung program-program pemerintah. Yang hebatnya mereka itu tidak saling mengganggu dan mereka saling mengisi serta saling menghormati satu sama lain,” paparnya.(rul)
