Customer Merasa Dirugikan Pihaknya Akan Lapor Polisi

CB, Jember – erkait penipuan dengan modus pesanan atau pembelian berupa kendaraan  mubil Canter dengan seharga Sembilan puluh juta rupiah dan penebusan surat BPKB Tuju puluh lima juta Rupiah, dengan kesepakatan diantara pihak satu dengan pihak dua, pihak satu membayar uang muka (DP) sebesar Rp,20 juta rupiah berkwintasi dan materai 6000 serta ditanda tangani oleh penerima atau pihak kedua.

” Customer merasa dirugikan pesanan mubil yang diharapkan sampai saat ini tidak ada kepastian bahkan penerima uang muka yang sudah dibayarkan oleh Customer kepada pihak kedua seakan akan lepas dari tanggung jawab.

 Sebagai mana yang disebut disurat pembayaran tersebut dengan atas nama penerima kini seakan akan tidak mau bertanggung jawab untuk itu pihak Customer akan mengambil  jalur hukum bila mana uang yang diterima sebagai uang muka (DP) tidak dikembalikan,”katanya.

Pembeli kendaraan berupa mubil Canter  nama Customer Misnawianto 50 warga Dsn Jumbatan Rt04 Rw011 Desa Darungan Kecamatan Tanggul kabupaten Jember, saat dikonfirmasi dirinya merasa dirugikan,pihaknya minta uang tersebut harus dikembalikan,serta menjelaskan bahwa yang menerima uang DP tersebut adalah saudari Kuswati, Dsn Karangsono Rt3 Rw6 Ds Grenden Kecamatan Puger kabupaten Jember.

Menurut Misnawiyanto atau yang akrap dipanggil Lisa awal mulanya mengajukan pesanan atau pembelian berupa kendaraan mubil tersebut dengan harga yang sudah disepakati bersama kemudian membayar uang muka kepada Kuswati, sehingga kini terjadi kasus  penipuan oleh orang yang dirinya mengaku petugas PT sinarmas Finance tak lain adalah Imron 43 warga Yosowilangun.

Menurut  Misnawiyanto/ Lisa, bahwa dirinya tidak tahu soal ditipu atau tidak, yang jelas saya tidak tahu yang namanya Imron itu seperti apa, yang jelas tahunya saya ke ibu Kuswati yang menerima uang muka dari saya maka dari itu saya minta pertanggungjawabnya terhadap uang DP saya, kalau tidak ada etika baik terpaksa saya akan lapor polisi mas..!! ucap ia kepada wartawan minggu 14/3.

Menurut kuswati ketika dikonfirmasi melalui whatshapp oleh awak media mengatakan bahwa ia tidak kenal dengan namanya Misnawianto atau pak Lisa, ” saya tidak kenal, taunya saya pak susilo, lalu ditanya siapa penerima uang DP tersebut,  beliao enggan menjawab atau hanya pura pura tidak tau, ini menjadi misterius terkait uang DP milik Misnawiyanto,”jelasnya.

“Sedangkan Misnawiyanto atau yang akrap dipanggil pak Lisa menuturkan kalau uang DP itu dibayar dirumah Kuswati bahkan ada buktinya berupa Kwitansi,”jlentrehna, Bersambung.”(Hardy/Gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *