Tahun Ini, Pembangunan Pasar Ngunut Tahap Dua Segera Terealisasi

CB,TULUNGAGUNG – Dua tahun lalu, Pasar Ngunut di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung itu ludes terbakar. Terbakarnya pasar di malam hari  itu  pun mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan mengecek langsung ke lokasi kejadian. Dan, saat melihat pasar yang ludes terbakar itu gubernur yang didampingi langsung Sekdaprov Jatim Ir Heru Tjahjono MM maminta pada Bupati Tulungagung agar segera mencarikan lokasi sementara untuk para pedagang.

Namun, kini, pasar yang memiliki luas lahan berkisar 15.085 meter persegi ini terlihat mentereng setelah  pembangunannya rampung. Bahkan, setelah diresmikan Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM pada Januari 2021, yakni dari pagi hingga tengah malam Pasar Ngunut ini tak pernah sepi dari pengunjung. Puluhan Pedagan Kaki Lima (PK5) yang terlihat tertata rapi di depan pasar tersebut semakin menambah betah para pengunjung untu menikmati beragam kuliner.

Pembangunan Pasar Ngunut ini sendiri belum keseluruhannya terbangun, yakni untuk tahap satu masih terealisasi pembangunannya dengan luas kisaran 800 meter persegi. Rencananya, untuk tahun ini (tahun 2021, red) pembangunan Pasar Ngunut tahap dua dengan luas 550 meter persegi ini bakal segera terealisasi. Sedangkan untuk pembangunan tahap dua ini juga dibiayai dana dari APBN dengan nilai Rp.4 milyar.

“Tahun ini dipastikan pembangunan Pasar Ngunut akan segera terealisasi. Cuma, untuk saat ini masih menunggu lelangnya,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tulungagung Drs Tri Hariyadi Msi  melului Kabid Pengelola Pasar Drs Junaedi kepada Cahaya Baru di ruang kerjanya.

Untuk tahap satu, lanjut pria yang akrab dengan wartawan ini, pembangunannya masih belum tersentuh secara maksimal. Karena, menurutnya, untuk saluran tepi jalan (saluran pengering, red) butuh perhatian yang cukup serius.

“Jadi, pembangunan tahap satu itu belum tersentuh secara maksimal soal saluran pengeringnya. Dan, saat ini kami sudah mengusulkan ke pihak PU dan semoga segera terealisasi terkait saluran pengering itu,” jelas Junaedi.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *