Totok: Monggo Bagi ‘Penegak Hukum’ Tulungagung Kalau Mau Bermain-main
CB, TULUNGAGUNG – Dugaan carut marut penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), di Kabupaten Tulungagung, yang juga jadi ajang ‘penyimpangan’ para oknum pencari untung mulai ada titik terang. Pasalnya, permintaan Kemensos kepada LSM Cakra terkait kelengkapan data tersebut sudah dipenuhinya.
Seperti diberitakan Cahaya Baru belum lama ini, yakni Menteri Risma Bakal Tanggapi Serius BPNT di Tulungagung. Untuk itu, pihak Kemensos langsung menghubungi LSM Cakra via WhastApp agar segera melengkapi data soal carut marutnya penyaluran BPNT tersebut.
“Sesui permintaan Kemensos, kami sudah melengkapinya dan hari ini (Senin 24/05, red) akan segera dikirim. Ya segela sesuatu pasti ada konsekuensinya,” kata Ketua LSM Cakra Totok Yulianto kepada Cahaya Baru, Senin (24/05).
Bahkan, lanjut Totok Cakra, usai munculnya berita di Cahaya Baru, diduga kuat sejumlah kades pun kebingungan. Mereka, para kades, melakukan pertemuan dan membahas soal BPNT yang bakal mendapat sikap serius dari Menteri Sosial Tri Rismaharini. Tidak itu saja, mereka pun diduga telah membangun komitmen untuk berlindung pada penegak hukum di Tulungagung.
“Informasi yang kami terima seperti itu dan itu tidak ada masalah. Ya kalau itu benar adanya, Monggo bagi penegak hukum Tulungagung Kalau mau bermain-main,” jelas Totok.(Khairul)
