Optimisme Asroful Kades Petiyin Tunggal Implementasikan Program Dan Respon Kebijakan Pemerintah Daerah

CB, Gresik – Profesional mudah, putra daerah kabupaten Gresik, mengawali karir sebagai aktivis diberbagai organisasi dan saat ini mampu meyakinkan penduduk Desa Petiyin Tunggal kecamatan Dukun, menjadi orang nomor wahid.

Asroful, Kepala Desa (Kades) Petiyin Tunggal kecamatan Dukun, ditemui diruang kerjanya pagi (awal/6/2021) tampak sedang melakukan aktivitas kantor bersama beberapa perangkat desa.

Mempersilahkan duduk awak media Cetak & Online Cahaya Baru, tepat berhadapan menunjukkan kedekatan hubungan seakan sudah sangat memahami sifat dan karakter masing-masing, relaks dan terlihat Asroful sesekali menerima dan/atau menghubungi seseorang via telepon genggam / HP.

Masih dua tahun beranjak dari dirinya menjabat sebagai Kades Petiyin Tunggal kecamatan Dukun, Asroful, usai terdengar dari pembicaraannya via HP menyangkut pekerjaan proyek pembangunan, saya dulu pernah kuliah difakultas Tehnik Sipil, ucapnya kepada awak media mengawali percakapan, nuansa syawal masih terasa.

Kritik bagi para person dari lembaga kontrol sosial yang ada, bahwa dirinya pernah menjumpai profesional kontrol telah keliru dengan menunjukkan foto bangunan yang pada tahap prosesnya memang seperti itu, sambil tersenyum kecut Asroful mengingatkan, apabila belum paham sepenuhnya tentang hal ihwal pembangunan jangan terburu melakukan klarifikasi apalagi dengan tujuan yang tidak profesional, ungkapnya.

Mengkomunikasikan kepada antar pihak dalam bidang apapun, seperti dibidang pembangunan yang bersumber dana dari APBD kabupaten bahwa skala prioritas dan waktu pendisposisian pengajuan program pembangunan oleh pemerintah desa melalui proposal, dalam hal inilah yang dimaksud oleh awak media pernah memfasilitasi dengan mengkonfirmasikan.

Kapasitas peranan pers media dalam hal ini, adalah atas harapan dari pihak dinas kala itu yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pembangunannya adalah Bpk. Bambang, disampaikan pada saat memberikan sambutan kegiatan bahwa kekurangan tenaga dari dinas, dapat terbantu oleh peran pers media dalam hal mengkategorikan skala prioritasnya.

Suasana kembali hening, Asroful Kades dan pengusaha muda dibidang konstruksi, nampak bersikap lebih menanti percakapan yang terlontar dari awak media dan bersiap untuk melakukan respon, ataukah memang banyak yang dipikirkan mengingat perputaran uang besar yang dihadapinya.

Asroful, berlatar belakang mantan aktifis pernah dan berulang menjadi moderator kegiatan-kegiatan tentang profesional pers media, sampai saat ini yang menjadi pembicaranya masih berhubungan dan menjadi teman baik, ungkapnya, dan sedikit menekankan bahwa dewasa ini peran pers media kurang dapat diandalkan, sekaligus menjadi asumsi bagi Asroful terhadap awak media Cetak & Online Cahaya Baru untuk dijadikan dialog singkat pada kesempatan pertemuan ini.

Menggarisbawahi peran pers media ditengah kehidupan pedesaan, khususnya desa-desa diwilayah kecamatan Dukun kabupaten Gresik yang masih kental dengan budaya masyarakat desa yang sayup rukun (parsipatoris), guyup rukun (toleran) dan jauh dari polusi udara.

Bagi awak media Cetak & Online Cahaya Baru bahwa menjadi tujuan utamanya yang esensial ditengah kehidupan pedesaan yang sudah sayup rukun dan guyup rukun adalah meningkatkan kompatibilitas (manunggal) antara kehendak Kades dan kehendak penduduk desa, dengan memfasilitasi sebagai corong aspirasi.

Sekaligus menjadi tanggapan pernyataan optimis dari Kades Asroful bahwa Kades (saya) lebih memahami tentang keadaan wilayah, keinginan dan/atau kebutuhan dari penduduk desa. Menjadi logis apabila manunggalnya kehendak Kades dan penduduk desa, yaitu segera akan terakomodir setiap aspirasi dan respon realisasi kebijakan dari pemerintah daerah.

Manunggalnya kehendak Kades dengan penduduknya juga akan berkonsekwensi terhadap segera terwujudnya program-program daerah, dan responbilitas dari penduduk/masyarakat terhadap setiap kebijakan-kebijakan dari Bupati/Wakilnya.(Sub)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *