CB, Gresik – Mengutip pernyataan dari seorang muhtadin, “Sejarah adalah akar dari kebenaran, Kebenaran yang melahirkan teori, dan Teori menjadi sumber ilmu pengetahuan”. Mengulasnya bersama figur multi talenta, menjadi aset dari beberapa komunitas dan lingkungan pejabat birokrasi wilayah daerah kabupaten Gresik, Jatim.
Ujung wilayah Selatan/Barat kabupaten Gresik, tepatnya dari Desa Soko kecamatan Wringinanom, ialah Ahmad Burhan Jazzuli, beberapa tahun lalu telah resmi dilantik sebagai Carik atau yang kekinian disebut Sekretaris Desa (Sekdes), bertambah tugas dan tanggung jawab baru tentunya.
Carik Ahmad Burhan Jazzuli, sekelumit history hidup dan kiprah sosialnya yang terhimpun oleh awak media dari berbagai sumber, ialah alumnus pondok pesantren dengan menyandang sebagai Hafiz.

Aktif mengajar dilembaga pendidikan sekolah setempat, pemangku pondok sekaligus guru tafsir al-Qur’an dipesantren Watu Godik, pengajar ilmu beladiri dalam organisasi Nasional dan masih banyak aktivitas atau profesi yang lain-lainnya.
Berduriyah Rosululloh, menjadi catatan mutakhir informasi yang diperoleh Cahaya Baru dari berbagai sumber, bagi awak media secara pribadi menjadi etis atau pantas bila kata/gelar Habib dalam pada saat berkomunikasi dengannya.
Habib Ahmad Burhan Jazzuli, senantiasa berlandaskan Dalil maupun Nas Qur’an dalam setiap kali menjawab pertanyaan awak media. Kontekstual disertai konseptual pada percakapan kali ini ber-“Tema Korelasi Agama Pada Proses Demokrasi Di Segala Tingkat “.
Mengangkat tema seputar proses dan tradisi pesta demokrasi atau pemilihan umum, mengingat dalam tahun ini akan terselenggara Pilkades serentak diwilayah daerah kabupaten Gresik khususnya.bersambung.(Sub)
