Pansus DPRD Putuskan tarik Raperda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Dari Pembahasan

CB, Banyuwangi – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Banyuwangi memutuskan menarik Rancangan peraturan daerah (Raperda) Perubahan ketiga Perda No.11 tahun 2014 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pembahasan.

Pasalnya, berdasarkan hasil konsultasi Pansus bersama Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) ke Kementerian Hukum dan HAM, banyak struktur norma yang tercantum dalam Perda ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, yang harus disesuaikan dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Ketua Pansus Perubahan Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda menyampaikan, seluruh anggota Pansus sepakat untuk menghentikan pembahasan karena berdasarkan hasil konsultasi dan pencermatan, pasal-pasal yang tercantum dalam Raperda 50 persen lebih harus disesuaikan dengan Undang-Undang Cipta Kerja.

“ Banyak aturan yang tercantum dalam Perda Keteriban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang harus disesuikan dengan Undang-Undang Cipta Kerja , “ ucapFicky Septalinda melalui pesan WhatsApp, Selasa (22/06/2021).

Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja memiliki implikasi terhadap Perda yang berlaku pada setiap daerah sehingga harus segera disesuaikan.

“ Dalam rapat finalisasi kita minta kepada Eksekutif untuk segera mencabut Perda tentang Keteriban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan mengajukan Raperda baru karena aturan yang harus disesuikan lebih dari 50 persen , “ ungkap Ficky Septalinda.

Menurut politisi PDI-Perjuangan asal Kecamatan Glenmore ini, Perda ketertiban umum dan ketentraman saat ini cukup kompleks dan tidak mungkin dapat dilakukan revisi hanya pada satu klausul aturan.

“ Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat ini banyak sekali yang diatur, tidak hanya pasar modern atau ditambahkan dengan aturan larangan bermain laying-layang, tetapi juga mengatur tentang IMB, pertambangan galian C dan lain-lain, sehingga perlu dicabut , “ pungkasnya.(imm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *