CB – SURABAYA Banyaknya calo yang beredar di sekitar kantor samsat kedung cowek surabaya utara, sangatlah membuat resah bagi masyarakat yang hendak ingin mengurus pajak kendara an bermotor dan hendak mengurus balik nama motornya, maraknya calo yang beredar di depan gerbang sangat amat mengganggu di karenakan masyarakat tidak bisa masuk dengan bebas, dan masyarakat di persulit untuk masuk oleh para calo calo tersebut. Yang kita sayangkan lagi adalah hal yang seolah olah para calo di biarkan oleh petugas samsat surabaya utara,untuk mencari mangsa para masyarakat yang awam yang hendak mengurus pajak bermotornya. Para calo dengan leluasa mencari pasien dengan cara berdiri di depan pintu masuk gerbang dan memberhentikan satu persatu yang mau masuk ke kantor samsat surabaya utara. Agar para sasaran korban tersebut bisa menggunakan jasa para calo dengan ali ali berdali, biar proses cepat dan tidak rumit . “ujar sang calo “ di sekitar samsat kedung cowek surabaya. sehingga para masyarakat tergiur dan para calo pun langsung naik mtor korban agar korban menggunakan jasanya. Para petugas yang kerja di lingkup samsat surabaya utara itu tau , dan diduga mereka saling berkerjasama guna melakukan aksinya. Dan seperty yang kita liat , sepertinya mereka melakukan hal tersebut guna untuk memperkaya diri mereka masing masing .setelah korban memberikan berkasnya, si calo pun langsung beraksi dengan meminta uang ke korban untuk foto copy 10rb dan setelah foto copy korban di minta untuk membayar formulir sebesar 150.000 setelah di minta membayar 150.000 para calo menghitung pajak kendaraan dan proses balik nama yang tanpa surat kuasa bisa di jadikan dengan menunggu 30 menit . Akan tetapi dengan syarat meminta uang sebesar 1.350.000.00 untuk pembayaran pajak dan pembayaran balek nama, dan administrasi lainya bukankah harga yang sangat fantastis. Tim media cahaya baru mencoba mengirim surat konfirmasi dan klarifikasi yang di tujukan kepada kepala paur samsat utara ,dan di berikan kepada petugas samsat sebut saja inisial “W”sebelum berita ini di naikan kita sudah meminta hak jawab kepada pihak terkait namun tak di hiraukan Bersambung (angga)
