CB, TULUNGAGUNG-Pada 27 Februari 2022 lalu, telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) antara bus Harapan Jaya dan kereta api (KA) Dhoho Penataran di wilayah Kabupaten Tulungagung. Saat kejadian itu, belasan korban luka ringan, luka berat hingga yang meninggal pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan kedaruratan medis.
Tak pelak, dari korban lakalantas yang menelan korban 4 meninggal ditempat itu dan korban luka ringan maupun luka berat mendapat bisa tertangani dengan baik dari RSUD dr Iskak tersebut. Tak pelak, BPJS Ketenagakerjaan Jatim menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja layanan RSUD dr. Iskak Tulungagung dalam penanganan kedaruratan medis pada korban kecelakaan lalu lintas tabrak kereta antara bus Harapan Jaya vs KA Dhoho Penataran, sehingga fatalitas bisa diminimalkan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada RSUD dr. Iskak karena telah sigap dan optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap korban laka lantas,” kata Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jatim, Deny Yusyulian saat berkunjung ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Kedatangan Deny bersama berombongan serta seluruh unsur pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jatim, didampingi langsung pimpinan BPJS TK Cabang Tulungagung serta Dinsosnakertrans Pemkab Tulungagung.
Kedatangan rombongan BPJS Jatim ini disambut Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr. Iskak, Mochammad Rifai, S.Kep.Ners, M.H.Kes beserta jajaran.
Rombongan BPJS inipun segera menuju ke Gedung Graha Hita Husada untuk membezuk para korban kecelakaan tabrak kereta api antara bus Harapan Jaya Vs KA Dhoho Penataran.
“Ya, kedatangan kami kemari adalah untuk melihat langsung kondiri para karyawan yang menjadi korban dalam laka kemarin. Kami berharap ini bisa menjadi dukungan tersendiri bagi korban untuk segera pulih dari trauma dan sehat kembali,” paparnya.
Selain memberikan dukungan moral kepada para korban, pihaknya juga akan memberikan santunan kepada para ahli waris korban laka yang menewaskan 6 orang tersebut.
Pihaknya pun juga memberikan apresiasi atas kinerja dan kesigapan para tenaga kesehatan di RSUD dr. Iskak yang siap-sedia memberikan pelayanan kepada para korban. Mulai dari membantu proses evakuasi, saat pemeriksaan di IGD, hingga proses pemulasaraan jenazah bagi korban meninggal.
“Saya mendapat laporan dari rekan-rekan dan memang benar-benar tanggap petugas di RSUD dr. Iskak ini,” jelas Deny kepada wartawan.
Sementara itu, Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak, Mochamad Rifai S.Kep. Ners, M.HKes menyambut langsung kedatangan BPJS Jatim yang datangan langsung di RSUD dr Iskak. Pria asli kelahiran Kalidawir ini juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jatim kepada RSUD dr.Iskak Tulungagung.
“Sebelumnya, dari 19 korban kecelakaan antara bus Harapan Jaya dengan KA Dhoho Penataran, 4 meninggal di lokasi kejadian, dan 15 lainnya dilarikan ke RSUD dr. Iskak,” kata pria yang akrab dengan wartawan ini.
Dari 15 korban luka ringan sedang dan berat itu, lanjut Rifa’i, 11 korban dirawat secara intensif di Yellow Zone, dan 3 lainnya dirawat secara intensif di Red Zone.
“Satu dari 3 korban luka berat itu meninggal di RSUD dr Iskak, dan satu lainnya meninggal setelah dirujuk ke RSSA Malang,” paparnya.(chim)
