CB.Lumajang,.Terkait penolakan warga adanya operasional pengusaha Somil Kayu Bangunan terkesan menggangu kenyamanan warga sekitar, penolakan kegiatan tersebut digelar dikantor Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, selasa 15/3/22.
Warga yang menolak adanya operasional tersebut sudah jelas dengan hasil mediasi dikantor Desa saat itu betul betul terjadi dan tanpa rekayasa dari pihak manapun bahwa masyarakat terkait sudah tidak bisa ditawar lagi.
Kepala Desa Wotgalih H.Lestari melalui undangan kepada masyarakat dan pemilik Somil untuk menghadiri dan duduk bersama, kedua belah pihak tepat pukul 10 WIB pagi serta dihadiri oleh Bhabinsa Wotgalih Pelda Guntur lakukan cara mediasi bersama, H.Lestari berikan himbauan atas operasionalnya pengusaha tersebut melalui pembukaan dalam sambutannya untuk membahas atas pengaduan masyarakat Dusun Krajan.
Lanjut Kades Wotgalih, permasalahan yang ada pada warga RT6 RW1 Kepala Desa berikan teguran kepada pimilik usaha, karena memang dari awal tidak ada permohonan ijin terutama kepada lingkungan, seandainya itu terjadi ijin mungkin tidak sampai ada masalah seperti ini,”imbuhnya.
Dengan hasil mediasi sementara keputusan pemerintah Desa melalui Bhabinsa Pelda Guntur menyampaikan bahwa Operasi Somil sementara ditutup, itu sudah sepakat diantara pemilik Somil dengan Warga, akan tetapi Desa berikan kesempatan kepada pengusaha Somil agar bisa berupaya untuk datang ke rumah rumah warga untuk minta maaf sekaligus minta persetujuan warga dalam seminggu ini, jika itu sudah terlaksana maka bisa beraktifitas kembali dengan catatan tidak boleh mempergunakan gergaji Senso,” jelasnya.
Pemilik Somil Edi Suprayetno yang berdomisili di RT1 RW6 Dusun Sentono Desa Krai Kecamatan Yosowilangun juga sepakat atas hasil mediasinya dan ia juga mengaku atas kesalahanya atas kegiatan operasional Somil miliknya tampa didasari ijin lingkungan maka selanjutnya akan ditata ulang dengan masyarakat.
Dengan kejadian seperti ini memang tidak semudah kita bayangkan ketika masyarakat menolak maka semua bentuk sekecil apapun bisa menjadi besar,” ucap nara sumber.
Untuk sementara kegiatan operasional Somil Kayu bangunan yang beroperasi di Dusun Krajan Rt 6 Rw1 Desa Wotgalih ditutup laporan reporter Cahaya Baru.id,(Har/Gus)
