Libur Dua Tahun, Pantai Mbah Drajid Wotgalih Kembali Menjadi Liburan Wisatawan

CB, Lumajang – Kawasan pantai mbah Drajid Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang kembali menjadi pilihan liburan wisatawan, kawasan pantai mbah Drajid sebelumnya ditutup selama dua tahun semasa pandemi Covid-19 kini kembali dibuka  dan didatangi pengunjung lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

Wisatawan mulai terlihat ramai di sejumlah objek wisata yang ada di Desa Wotgalih untuk hari ke lima sabtu (8/5/22) sejumlah pengunjung sudah mulai berenang walaupun sudah menjadi larangan agar tidak boleh berenang oleh himbauan pihak terkait karena dikewatirkan ada gelombang besar tiba tiba air laut pasang, tak hanya itu pedagang keliling pun sudah mulai bertahan dengan sengatan panasnya Matahari disiang hari, sementara para pedagang juga terlihat menjajakan daganganya.

Kepala Desa H.Lestari ketika dikonfirmasi ia menuturkan, bahwa untuk kondisi cuaca disekitar pantai mbah Drajid relatif baik, Alhamdulillah wisatawan  lebih betah berada dekat dibibir pantai sebab disana sekarang sudah banyak tempat berteduh seandainya hujanpun tiba pengunjung tidak kehujanan karena banyaknya warung masyarakat Desa Wotgalih sudah menetap disana,”tutur H.Lestari.

Terpisah Kapolsek Yosowilangun Akp Hariyanto SH,MH mengatakan, pantai mbah Drajid yang berada di Desa Wotgalih dibuka berdasarkan kebijakan Kepala Desa serta dukungan pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mendongkrak ekonomi yang ada di masyarakat,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, guna untuk mendongkrak ekonomi masyarakat, pantai mbah Drajid ini dibuka sejak tanggal 03 sampai pada tanggal 10 mei 2022, dan kami sudah berpesan kepada panitia dan Kepala Desa serta pokdarwis agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) walaupun pandemi ini sudah mulai kendor, namun kita jangan sampai lengah, tetap jaga kesehatan dan pola makanan,” ujar Kapolsek saat dampingi kabag Ops Polres Lumajang berkunjung kepantai mbah Drajit Sabtu 7/5/22.

AKP Hariyanto juga menghimbau kepada pengunjung pantai mbah Drajid untuk tetap waspada dan berhati hati patuhi intruksi atau larangan petugas karena dibibir pantai terpasang pagar pembatas karena ombaknya besar, walupun pihak panitia sudah menyiapkan tim SAR yang di pimpin oleh BPBD Kabupaten Lumajang guna untuk antisipasi hal hal yang kita tidak di inginkan,” ucap Kapolsek kepada awak media laporan reporter Cahaya Baru.id (Hardy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *