Siyuk Maryoto: Ini Wujud Kepedulian Kita Kepada Masyarakat
CB, TULUNGAGUNG – Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (Muspadi) ke II tahun 2022, kembali digelar Bappeda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
Sedangkan kegiatan kali pertama pada tahun 2021 lalu itu dihadiri oleh sejumlah tokoh pemerhati anak, stake holder yang menangani masalah anak dan perempuan serta perwakilan penyandang disabilitas di Kabupaten Tulungagung.
Sedangkan usyawarah kali kedua tersebut, dihadiri langsung Ketua PKK Kabupaten Tulungagung Siyuk Maryoto Birowo, Ketua DPRD Tulungagung, Marsono dan Sekertaris Daerah Pemkab Tulungagung.Sukaji.
Dihadapan undangan dan peserta musyawarah, Sekertaris Bappeda Tulungagung Agus Eko Putranto mengatakan, bahwa musyawarah ini dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat terutama kelompok perempuan, anak dan penyandang disabilitas di Kabupaten Tulungagung.
“Acara Ini adalah tahun kedua pelaksanaannya di Tulungagung, dan sebelumnya pada tahun 2021 yang lalu,” kata Agus Eko Putranto dihadapan para undangan.
Menurut Agus Eko Putranto, dalam Muspadi kali ini terdapat 20 usulan, terdiri dari 5 usulan kelompok perempuan, 2 usulan dari kelompok anak dan 13 usulan dari kelompok penyandang disabilitas.
“Nanti akan ada tambahan usulan dari kegiatan ini, saat ini melalui SIPD, kami sudah menerima 20 usulan,” jelasnya.
Selanjutnya menurut Antok, usulan tersebut akan dirangkum dalam rekomendasi yang diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan Pemkab.
Ketua PKK Kabupaten Tulungagung, Siyuk Maryoto Birowo mengapresiasi kegiatan kali tersebut. Karena,
Menurutnya, dua kali Muspadi yang dilakukan menunjukkan kepedulian Pemkab kepada kelompok anak, perempuan dan penyandang disabilitas di Tulungagung.
“Ini wujud kepedulian kita kepada masyarakat, terutama perempuan, anak dan penyandang disabilitas,” terangnya.
Menurut Siyuk, yakni selama ini PKK Kabupaten Tulungagung juga sudah berusaha untuk meringankan beban penyandang disabilitas dan perempuan yang membutuhkan di Tulungagung.
Diantaranya adalah memberikan fasilitas renovasi rumah tak layak huni di Tulungagung.
Mengingat, imbuhnya, kali kedua Muspadi yang dilakukan menunjukkan kepedulian Pemkab Tulungagung kepada kelompok anak, perempuan dan penyandang disabilitas di Tulungagung.
“Yang jelas, ini wujud kepedulian kita kepada masyarakat, terutama perempuan, anak dan penyandang disabilitas,” jelas istri Bupati Tulungagung ini penuh semangat.
Masih kata Siyuk, selama ini PKK Kabupaten Tulungagung juga sudah berusaha untuk meringankan beban penyandang disabilitas dan perempuan yang membutuhkan di Tulungagung.
Diantaranya adalah memberikan fasilitas renovasi rumah tak layak huni di Tulungagung.(rul)
