CAHAYA BARU, SURABAYA – 17 Agustus, rakyat Indonesia semua memperingati hari kemerdekaan yang ke 77. Selasa malam, (16/8), di setiap tempat, tak terkecuali di pemukiman-pemukiman warga digelar tasyakuran mengenang para pejuang atau pahlawan yang gugur mendahului kita demi kemerdekaan bangsa Indonesia.
Tasyakuran tersebut lazimnya diawali dengan doa bersama, mendoakan pemimpinnya, arwah pahlawannya, memohonkan keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia dan menyanyikan lagu INDONESIA RAYA bersama, Setelah itu diakhiri dengan makan bersama sebagai wujud syukur atas pergantian usia.
Salah satu tradisi masyarakat diberbagai wilayah di Indonesia pada malam 17 Agustus yaitu dengan mengadakan syukuran Kemerdekaan. Begitu pula di Kendangsari Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya menggelar syukuran dan malam tirakatan HUT RI ke 77.
Malam tirakatan kali ini digelar serentak di tiap lingkungan RT, dari RT 01 sampai RT 09.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensyukuri Kemerdekaan dan mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, tak terkecuali juga untuk para pendahulu kita.” tutur Zainul, RT 03 RW 03 Kendangsari Kecamatan Tenggili Mejoyo.
Beliau juga menambahkan bahwa “Malam tirakatan 17 Agustus ini juga untuk meneladani semangat juang para pahlawan, dan berharap masyarakat terus berjuang untuk mengisi Kemerdekaan ini. Kemerdekaan Negeri Ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” tambah Zainul
Dan di tetapkan tema ‘PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT. Pungkas Wahyudi Selaku Pembawa Acara.
“Kegiatan seperti ini pun, jelas menambah keguyuban warga, untuk menciptakan ketentraman, kekompakan, kerukunan, dan mengajak semua warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan penghijauan,” pungkas Agus selaku tokoh masyarakat. (Andi)
