CB, SAMPANG — Beberapa proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang sudah dikerjakan 100 persen, namun yang terjadi di wilayah Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, yang sudah selesai, diduga dikerjakan asal – asalan.
Proyek yang bersumber dari dana hibah Provinsi Jawa Timur itu, atau yang di kenal dengan Pokmas, banyak mencatut nama warga setempat, demi kepentingan pribadinya sendiri, sehingga pekerjaannya terkesan asal selesai.
Salah satunya proyek Pokmas, yakni pembangunan plengsengan dan pengaspalan di Desa Somber, Kecamatan Tambelang terlihat dengan jelas hanya seumur jagung.
Menurut warga Desa Somber, MSJ (inisial-red) kepada media mengungkapkan, bahwa proyek pengaspalan tersebut, baru saja selesai kurang lebih 2 minggu yang lalu, namun sekarang sudah banyak yang terkelupas.
“Ini baru saja selesai mas, kurang lebih 2 minggu yang lalu, namun sudah mulai terkelupas, mungkin karena hujan kemarin itu, atau memang kualitasnya kurang bagus,” ungkapnya.
Ditempat terpisah, Kepala Desa Somber, Darwis mengatakan, bahwa proyek pengaspalan itu pemiliknya dari luar Desa Somber, dan pihaknya hanya sebagai Kades hanya bisa menyarankan agar pekerjaan yang masuk ke Desa Somber di kerjakan sesuai ketentuan.
“Itu bukan proyek saya, dan itu yang kerja warga dari luar Desa Somber, pekerjaannya pengaspalan baru selesai, langsung saja menghubungi pemiliknya mas,” pungkasnya.(die)
