CB-Tanah Bumbu – Berbagai cara dilakukan para PSK menjajakan diri kepada konsomen mulai kota besar hingga ke daerah.
Dari pantauan media ini, malah gaya baru prostitusi seperti itupun sudah merambah sampai kedaerah, khususnya Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Hal tersebut jelas karena Satpol PP terus melaksanakan Razia PSK baik di hotel -hotel, salon dan warung remang -remang serta tempat hiburan malam. Karena harapan yang di canangkan Bupati dr. H.M Zairullah Azhar ingin menjadikan Tanah Bumbu Taibatun Warrabun Ghafur Kabupaten Tanah Bumbu yang penuh baroqah terbebas dari penyakit masyarakat.
Lanjut dari pantauan media ini terdapat puluhan PSK via online yang tongkrong dihotel, tentu di kabupaten Tanah Bumbu para PSK tersebut mempromosikan diri mereka dengan mudahnya menggunakan apllikasi seperti Mi Chat ataupun Whatsapp.
Mereka memikat dengan menampilkan foto-foto seksi di aplikasi , sekaligus memberikan penjelasan bagaimana pelayanan yang memuaskan terhadap pelangagannnya di atas ranjang.
“Saya pakai sistem COD (cash on delivery) atau bayar langsung di kamar hotel, ini lebih di percaya oleh pria yang suka jajan di luar,” pungkasnya.
Selanjutnya tutur Lia, harga yang di nego berkisar antara Rp.300.000 – Rp.500.000 shot time kalau long time beda lagi, ungkap salah satu PSK via online kepada media ini, Minggu, (02/10/2022).
Dalam pengakuan pelaku prostitusi via online, mereka biasanya mendapatkan 5 orang pelanggan dalam sehari, bisa juga kalau lagi sepi bisa 3 orang dalam sehari dengan stay di hotel tertentu (bukan hotel kelas melati atau hotel berbintang). Juga dalam prakteknya mereka, melayani panggilan di hotel lain tergantung permintaan, tutur Lia.
Tak hanya itu saja, guna memuaskan hasrat konsumen mereka juga memberikan pelayanan yang prima dan lebih sensasional diatas ranjang.
Pelanggan ada yang muda dan sudah tua yang penting kami dapat uang, ujar PSK tersebut.
Mulai dari massage hingga jurus fantastis lainya sesuai permintaan konsumen, ungkap Lia.
Dalam hal ini pihak Satpol PP Kabupaten Tanah bumbu mengatakan razia akan di lakukan terus terkait adanya bisnis esek -esek tempat memadu kasih di wilayah Tanah Bumbu tersebut.
Dan setelah di selidiki memang benar ada protitusi via online.
Satpol PP akan melakukan razia di hotel -hotel dan tempat hiburan malam agar tidak terjadi peningkatan pederita HIV/AIDS dan penyakit masyarakat lainnya, pungkasnya.
Jhon. A-5
