Peringati HUT UUPA, Bupati Maryoto Singgung Mafia Tanah

CB TULUNGAGUNG – Dalam upacara peringatan HUT Undang Undang Pokok Agraria (UUPA) tahun 2022, dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM. Selain itu, upacara juga diikuti oleh anggota Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung mengingatkan semua pihak agar berperan dalam memberantas mafia tanah yang menyengsarakan masyarakat selama ini. Pasalnya, keberadaan mafia tanah menghambat capaian target sertifikat secara nasional dan mempersulit warga untuk mendapatkan haknya.

“Mari kita semua berperan dalam memberantas mafia tanah. Sebab, selama ini mafia tanah menghambat capaian target secara nasional dan mempersulit masyarakat mendapatkan haknya,” kata Bupati Maryoto Birowo dihadapan peserta upacara.

Untuk itu, lanjut bupati, pihaknya terus mendukung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulungagung untuk bisa mencetak sertifikat bagi warga Tulungagung. Disisi lain, bupati juga memerintahkan camat di Tulungagung, yakni agar mendukung dan memudahkan kegiatan BPN di wilayah kecamatan masing-masing.

“Sudah kita perintahkan kepada camat di Tulungagung untuk ikut membantu, ikut mendukung dan memudahkan BPN dalam bekerja, agar warga kita bisa segera memilki sertifikat,” ujarnya.

Masih menurut Maryoto, pihaknya juga telah memberikan dukungan berupa pengadaan mesin printer, untuk mempercepat proses pencetakan. “Sudah kita bantu juga soal alat cetak printer, kalau untuk bantuan lain seeprti gudang, itu bertahap,” jelas Bupati Maryoto.

Sementara itu, Kepala BPN Tulungagung, Ferry Saragih mengatakan, kendala utama yang dihadapi pihaknya saat ini adalah paradigma masyarakat yang masih merasa sertifikasi tanah membutuhkan biaya mahal. Padahal biaya sertfikasi sudah ditanggung APBN dan masyarakat hanya perlu mempersiapkan pemberkasannya saja.

“Kita masih terus berupaya. Dari target kita 580 ribu bidang, sampai September ini baru 220 ribu bidang. Jadi ini yang sering jadi kendala kita, padahal pembuatannya sudah dibiayai negara, masyarakat jangan takut, silahkan datang ke BPN atau ikuti PTSL kalau ndak mau datang ke BPN, ” pungkasnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *