Bupati Tanbu dr. H.M Zairullah Azhar Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Presiden Anak Yatim Indonesia

CB-Tanah Bumbu – Musyawarah Nasional (Munas) ke II Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak–Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) di Banjarmasin Kalsel dengan perserta 663 resmi ditutup, Sabtu (08/10/22) malam.

Dalam Munas itu, terpilih secara aklamasi Bupati Tanah Bumbu, dr.H.M. Zairullah Azhar yang merupakan pengasuh Istana Anak Yatim Darul Azhar sebagai Ketua Umum Forum Nasional LKSA-PSAA Periode 2022-2027.

Ketua Umum Forum Nasional LKSA-PSAA lebih populer dengan sebutan Presiden Anak Yatim Indonesia yang mengurus terkait anak yatim.

Dalam sambutannya, dr .HM. Zairullah mengatakan “posisi itu adalah amanah yang di embannya yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan  penuh tanggung jawab dan niat yang ikhlas. Ia berkomitmen untuk berkerja sama dengan seluruh Forum Wilayah LKSA-PSAA dari seluruh Indonesia, juga peran orang tua masyarakat dan pemerintah secara bersama -sama di butuhkan untuk memberikan jaminan  perlindungan terhadap hak-hak anak”, ungkapnya.

Semoga dengan ada Forum Wilayah LkSA -PSAA ini  kita Saling bergandeng tangan  untuk lebih mensejatrakan anak-anak panti asuhan di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Zairullah mengadakan rapat terbatas dan memilih 10 orang dari beberapa Forwil untuk menjadi tim formatur dalam menyusun kepengurusan LKSA-PSAA Periode 2022-2027.

Gubernur Kalsel  berharap, melalui Munas II LKSA-PSA mampu menghasilkan semangat baru dan rumusan-rumusan baru dalam menjalankan organisasi sesuai visi dan misi LKSA-PSAA kesejahtraan anak yatim dan kaum duafa.
Sebagaimana kita ketahui bersama anak adalah amanah yang harus di bina dan di didik, tidak saja secara fisik namun juga perlindungan secara mental juga melindungi anak dari pengaruh luar yang buruk untuk perkembangan fisik dan mental mereka, imbuhnya.

dr.H.M .Zairullah menyampaikan atas  nama pribadi dan pemerintah Tanah Bumbu Kalsel, mengucapkan selamat dan sukses atas  terselenggaranya  Munas ini sukses sesuai apa yang di harapkan bersama.

Lanjut dr.H.M Zairullah Azhar  menyebutkan, secara nasional jumlah anak yatim dan duafa mencapai 4 juta anak dan di Kalimantan selatan anak yatim dan duafa sekitar 20 ribu yang membutuhkan perhatian kita bersama -sama, “Oleh kerena itu dalam kesempatan  yang baik ini saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat saling mendukung dan bahu membahu memperhatikan mereka dalam rangka mempersiapkan generasi tangguh penerus bangsa dan Negara RI di masa depan”, ungkapnya.

“Alhamdulillah di Istana Anak Yatim kita saat ini sudah ada yang berpendidikan hingga S2 itu jumlahnya ada 44 orang dan S1 ada 300 orang anak.
Alhamdullillah Hirrabbil Allamin  ini merupakan  hasil kerja sama kita semua”, ucap Abah dr.H.M Zairullah Azhar.

Jhon. A-5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *