CB-Tanah Bumbu – Menyikapi urgensi Jalan Nasional di Kilometer 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yang kembali longsor sehingga jalan nasional tersebut sementara tidak bisa di lalui akses transportasi.
“Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) di instruksikan Bupati Abah dr H.M Zairulah Azhar untuk segera membuat jalan alternatif,” kata Subhansyah, Rabu (12/10/22).
Dikatakan Subhan, “walaupun jalan yang longsor tersebut merupakan tanggung jawab pusat namun pemerintah daerah Tanah Bumbu merasa bertanggung jawab setelah melalui rapat dengan beberapa pihak terkait dan diputuskan segera membuat jalan alternatif.”
“Pembuatan Jalan alternatif tersebut, di Instruksikan Bupati Tanah Bumbu kepada Dinas PUPR untuk segera mulai dikerjakan dan diharapkan dalam 3 sampai 4 hari ke depan sudah rampung”, ungkap Subhan.
Lanjut, dengan dibuatnya ruas jalan alternatif nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sehingga dapat menghubungkan antara desa dan kota serta antara provinsi guna memperlancar arus tranportasi sehingga tidak terjadi kemacetan.
Berdasarkan analisa Subhansyah, S.T., M.T, jalan Km 171 yang longsor tersebut kondisi tanahnya sangat lentur, dan dikhawatirkan sewaktu-waktu longsor bisa terjadi lagi, apalagi jalan tersebut merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat sebagai jalan penghubung Banjarmasin, Batulicin, Kotabaru, Samarinda, Balikpapan, dan lainnya.
Sehingga pemerintah daerah harus mengambil langkah cepat membuatkan jalan baru sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian pemerintah daerah terhadap kepentingan masyarakat banyak yang bukan hanya Tanah Bumbu saja, tetapi juga daerah lainnya di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, pungkas Subhan.
Pada rapat terdengar pendapat dengan beberapat pihak terkait dan diputuskan untuk membuat jalan alternatif sejauh 2,5 Km dengan dana yang dibutuhkan sekitar Rp 5 milliar menggunakan dana APBD Kabupaten Tanah Bumbu.
“Tim sudah turun kelapangan dan diharapkan dikerjakan siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian,” kata Subhan.
Terkait kendala yang di temui dalam. pembangunan jalan ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat selain itu untuk percepatan pembangunan jalan Dinas PUPR dan Tata Ruang Tanbu terus melakukan koordinasi dengan DPRD dan Pemkab Tanbu, pungkasnya.
Jhon. A-5
