CB, TULUNGAGUNG – Tahun ini, rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung terlihat sangat berbeda dengan tahun-tahun lalu. Sebab, sederet rangkaian Hari Jadi ke-817 Tulungagung tahun ini terbilang cukup meriah dan mampu menghibur warga masyarakat setempat.
Lomba gerak jalan kreasi napak tilas Ketandan, Senin (21/11) misalnya, peserta terlihat kompak dan memakai berbagai jenis busana unik. Tak pelak, ratusan penonton pun terhipnotis alias dari pagi hingga menjelang malam tak beranjak dari tempatnya.
Bahkan, panasnya terik matahari pun tak menyurutkan mereka untuk melihat gerak jalan yang di gelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga raga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung.
Sedangkan gerak jalan kreasi napak tilas yang jarak tempuh kisaran 7 kilometer ini, yakni dimulai dari Kecamatan Kauman (dulu Kabupaten Ngrowo, red), menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, dan setiap regunya berjumlah 17 hingga 26 orang.
Tak beranjaknya ratusan penonton itu, karena penampilan kisaran 148 peserta terlihat memang sangat menarik, lucu serta kreatif. Gerak Jalan Kreasi Napak Tilas Ketandan Bonorowo ini mengusung tema Bangkitkan Tradisi dan Budaya Tulungagung Yang Lebih Kuat.
Kendati SMA dan SMK dibawah naungan provinsi, namun Kepala Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur di Tulungagung menghimbau pada Kepala Sekolah (Kasek) untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-817 Tulungagung.
“Intinya kami nyengkuyung dan ikut serta memeriahkan Hari Jadi Tulungagung. Dan Alhamdulillah, para Kepala Sekolah SMA maupun SMK tanpa kami kasih mandat, ternyata mereka sudah saling koordinasi duluan,” kata Kepala Cabang Dinas Provinsi Sindu kepada Cahaya Baru saat di Pendopo Kongas Arum Kusomoning Bongso, Senin (21/11).
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tulungagung Rahadi P Bintara
mengapresiasi lomba gerak jalan Ketandan tersebut. Dan, menurutnya, kisaran dua tahun kegiatan ini sempat mandek akibat Pandemi Covid-19. Iapun meresa senang, karena di Hari Jadi Tulungagung tahun ini kegiatan gerak jalan napak tilas Ketandan ini bisa terlaksana kembali.
Mantan Camat Ngunut ini mengatakan, peserta gerak jalan napak tilas ini terdiri dari 41 peserta dari OPD, BUMN atau BUMD 3 peserta, dari kecamatan 18 peserta, kantor wilayah (Korwil) UPAS Pendidikan 19 peserta dan dimeriahkan peserta dari siswa-siswi, yakni SMP 48 peserta serta siswa-siswi dari SMK, SMA dan MA kisaran 19 peserta.
Dan, kegiatan tersebut, diinisiasi masyarakat maka akan tumbuh dan berkembang. Diharap, kegiatan-kegiatan tersebut bakal di gelar rutin setiap tahunnya, yakni pada Hari Jadi Kabupaten Tulungagung. Bahkan, rencananya, untuk tahun depan gerak jalan napak tilas Ketandan ini bakal mengikutsertakan para wartawan, khususnya wartawan yang bertugas di Tulungagung.
“Tidak menutup kemungkinan gerak jalan napak tilas Ketandan yang diidolakan masyarakat menjadi event terbaik di Tulungagung. Kami pun berharap, tahun depan untuk teman-teman wartawan ikut serta dalam kegiatan seperti ini (gerak jalan napak tilas, red),” kata Kadispendikpora Tulungagung ini saat dikonfirmasi Cahaya Baru di Pendopo Kongas Arum Kusomoning Bongso, Senin (21/11).
Dan, lanjut pria penghobi olahraga tenis ini, sepanjang perjalanan mereka boleh mendemonstrasikan aksi dan kreasinya guna keperluan penilaian.
Namun demikian, ketika di depan panggung kehormatan peserta diwajibkan melaksanakan penghormatan kepada (bupati dan undangan lainnya, red) dengan durasi maksimal dua menit. “Untuk juaradiambil 3 peserta terbaik dan juara favorit,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Tim Hari Jadi Tulungagung Sudikdo mengatakan, Kabupaten Tulungagung kini mamasuki di usia 817, dan bila diumpamakan umur manusia tergolong tidak muda lagi.
Tentu, pria yang pernah menjabat Ketua Bappeda Tulungagung ini berharap pada Tulungagung agar bisa melangkah pasti dalam sebuah perubahan. Sebab, bila tak ingin terombang-ambing, tentu pula harus mampu menunjukkan jati dirinya.
“Jadi, agar tak terombang-ambing, Tulungagung harus mampu menunjukkan jati dirinya. Yang pasti kami menginginkan Tulungagung kedepan bisa semakin lebih baik lagi,” ujarnya.(Hsu)
