GRESIK,Cb. Banjir di wilayah Kabupaten Gresik sejak tiga hari lalu hingga kini masih meluas di beberapa Desa di bagian Gresik Selatan seperti Desa Boboh, Kecamatan Menganti sampai hari ini masih tinggi. Air masih deras hingga mencapai lutut orang dewasa.
“Selama saya tinggal di sini, ini banjir terparah dan mengulang 25 tahun silam. Sebagian warga mengungsi ke Surabaya di rumah saudara atau kerabat. Cuaca ekstrim salah satu penyebab terjadinya banjir saat ini,” ungkap Pak Budi salah satu warga yang ditemui oleh awak media cahaya baru.
Untuk itu, Hari ini (24/02/2023) SMP NU Bahrul Ulum hadir yang diwakilkan oleh Yopi selaku wakil kepala sekolah dan pembina OSIS serta Anggota datang ke lokasi banjir untuk memberikan respon cepat dan bantuan berupa bahan kebutuhan untuk Dapur Umum yang dibuat secara mandiri oleh warga,berupa mie instan, susu dan air mineral.
Warga berharap agar banjir ini segera surut dan pemerintah kabupaten khususnya bisa dan berhasil untuk menyelesaikan proyek normalisasi kali Lamong, sehingga dapat mengurangi banjir ke depannya.
“Terima kasih banyak kami ucapkan kepada SMP NU Bahrul Ulum atas bantuannya yang sangat peduli dengan warga saya khususnya di desa boboh kecamatan menganti , Menurut informasi dari kepala desa Boboh Abdul Madjid mengatakan bahwa “Rumah warga yang kebanjiran di Desa Boboh itu sebanyak 301 (data ini perjam 17.00 wib atau jam 5 sore ini, Tadi pagi cuma 266 rumah yang kebanjiran saat ini). ”terangnya.semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir,” ucap kepala desa Abdul Madjid saat ditemui oleh media cahaya baru di kantor desa dan berharap semoga saja air semakin surut tidak berkepanjangan dan warga bisa beraktivitas seperti biasa.(Tof)
