Sukses, Ribuan Undangan Hadiri Gema RATU Bersholawat di SMKN 1 Rejotangan 

CB,TULUNGAGUNG – Peringati Hari Jadi ke-13 SMKN (SMKN) 1 Rejotangan Kabupupaten Tulungagung, Rabu malam (22/02), gelar Gema RATU Bersholawat di halaman sekolah setempat. Acara yang di hadiri ribuan undangan ini mengundang Gus Azmi, Cak Fandy dan H. Dr. Shoim Alkassi untuk mengisi ceramah dalam bersholawat bersama tersebut.

Tak pelak, antusias siswa dan wali murid serta tamu undangan memadati halaman sekolah yang ada di Timur Kabupaten Tulungagung yang ingin menyaksikan langsung acara Gema RATU Bersholawat.

Sebelum acara sholawat dimulai, Kepala sekolah SMKN 1 Rejotangan Drs Masrur Hanafi MM mengatakan, disnatalis atau istilahnya milad yakni bagian dari introfeksi suatu satuan atau lembaga atau SMKN guna mencari yang menjadi kekurangan dan apa saja yang perlu ditekomondasikan, apa yang perlu kita lakukan pembenahan dalam mencapai visi SMK PK dan SMK Pemadanan Industri.

Miilad ataupun disnatalis, menurut Hanafi, adalah bagian untuk mengetahui mana yang belum tercapai dari sisi target SMK Pemadanan Industri, SMK Pusat Keunggulan. Sehingga, di SMKN 1 Rejotangan ini tak hanya ruhnya soft skill, akan tetapi ada paduan do’a dan munajat.

“Disnatalis atau istilahnya milad adalah bagian dari introfeksi suatu satuan atau lembaga atau SMK untuk mencari tau apa yang menjadi kekurangan dan apa yang perlu di rekomondasikan. Diisi lain apa yang perlu kita lakukan pembenahan untuk mencapai visi SMK PK, SMK Pemadanan Industri. Jadi milad ataupun disnatalis ini bagian untuk mengetahui mana yang belum tercapai dari sisi target SMK Pemadanan Industri, SMK Pusat Keunggulan,” kata Hanafi.

Di SMKN 1 Rejotangan, lanjut pria yang suka selalu akrab dengan setia orang ini, upaya memberikan keberkahan pada satuan, ia dan seluruh keluarga besarnya itu untuk pencapaian ‘dua’ capaian perusahaan.

“Mengesupkan pruduksi barang kesekolah serta mepruduksi tenaga propesional saat sudah lulus bisa menjadi pekerja tercapai, salah satunya disamping soft skill adalah berdo’a dalam wujud munajat,” jelasnya.

Menurut Hanafi, ia merasa senang saat acara sholawat bersama itu raih kesuksesan. “Alhamdulilah saya merasa gembira melihat antusias siswa-siswi dan wali murid maupun para tamu undangan yang hadir kisaran 2000 orang ini telah memadati halaman Sekolah SMKN Rejotangan. Kendati hujan, namun kegiatan bersholawat bersama ini berjalan lancar seperti yang kita harapkan,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ustad Shoim Alkassip dalam ceramahnya berpesan kepada seluruh undangan yang hadir untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu.

“Saya harap kepada seluruh hadirin yang hadir untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu, dan khususnya kepada siswa agar selalu semangat dalam belajar dan mendo’akan orang tua serta guru-guru pengajar,” kata Ustad Shoim Alkassi.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *