CB, Tanah Bumbu – Berjumlah ribuan botol minuman beralkohol berbagai merek dimusnahkan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu.
Pemusnahan langsung dihadiri oleh Bupati Tanah Bumbu dr.
HM.
Zairullah Azhar di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kab. Tanah Bumbu, pada Jumat, 14/04/23.

Berbagai jenis minuman beralkhohol dihanguskan yakni 1.525 botol miras tersebut merupakan barang bukti hasil temuan Satpol PP dalam beberapa bulan terakhir yang terus dilakukan hingga sekarang berdasarkan pengaduan dari masyarakat.
Pada momen itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu, Drs.H.Anwar Salujang menegaskan kepada sejumlah media pada Saat pemusnahan barang bukti (BB) jika kegiatan ini merupakan buntut dari penegakan Perda Nomor 27 tahun 2005 tentang larangan peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan selatan
Dikatakan Kasat Polisi Pamong Praja bahwa berdasarkan kegiatan yang dilakukan Satpol PP, dimana miras yang diamankan tersebut paling banyak ditemukan dari Kecamatan Satui dan Kecamatan Simpang Empat.
Sedangkan pada kegiatan pemusnahan minuman beralkohol / miras ini menjadi penting dan strategis, mengingat visi dan misi Bupati dr H.M Zairullah Azhar dalam rangka mewujudkan Tanah bumbu Bersujud menuju serambi Madinah.
Para pelaku minuman keras di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan selatan tidak hanya masyarakat dari kalangan orang tua, bahkan juga pelajar dan anak-anak dibawah umur ,maka dari itu Satpol PP dan Damkar Tanbu berupaya dengan tekat yang kuat untuk memberantas miras dan penyakit masyarakat
Kasat Sapol PP imbau kepada masyarakat termasuk orang tua untuk menjaga anak-anak remaja agar tidak terjerumus kepada minuman keras ini, karena penjualannya yang semakin banyak dan luas dan menimbulkan banyak dampak negatif, ujar H. Anwar.
Pada momen yang sama, itu Bupati Tanah Bumbu dr. HM Zairullah Azhar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Satpol PP dan kerjasama yang terbangun bersama TNI-Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal itu merupakan kerja keras kita semua untuk bersungguh-sungguh dalam upaya bersama membangun ketertiban, keamanan dan kesehatan, apalagi yang berkaitan dengan kesehatan mental dan moral, ungkap dr.H.M Zairullah.
(Jhon/Real)
