Juli 2023, 200 Karyawan Pabrik Rokok PS Djeram Bakal Terima BLT DBHCHT 

CB, TULUNGAGUNG-Berkisar 200 karyawan pabrik rokok di Desa Gesikan Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, bakal menerima bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2023. Untuk memastikan hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung melakukan proses pendataan penerima di Pabrik Rokok PS Djeram di desa setempat.

Kepala Dinas Sosial Pemkab Tulungagung Wahiyd Masrur mengatakan, bantuan DBHCHT tersebut diberikan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan bansos bersumber dari DBHCHT ini diberikan kepada karyawan pabrik rokok yang mayoritas berdomisili di Kabupaten Tulungagung.

Namun demikian, buruh pabrik rokok dari luar Kabupaten Tulungagung juga bakal mendapatkan, asalkan mereka belum mendapatkan bantuan tersebut. Mantan Kepala Satuan Pol PP Tulungagung ini juga menjelaskan, bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan uang bantuan nanti tidak spesifik diatur untuk belanja apa saja.

“Pada sore hari ini (Kamis 15/06, red) kami melaksanakan salah satu bentuk verifikasi dan validasi. Jadi pada saat ini kami meninjau ke lokasi salah satu pabrik rokok terbesar di Kabupaten Tulungagung, dan upaya kami memastikan bahwa nanti BLT atau Bansos DBHCHT yang disalurkan melalui Dinsos Tulungagung tepat sasaran. Salah satunya adalah kepada karyawan atau buruh pabrik rokok,” kata Kepala Dinas Sosial Pemkab Tulungagung Wahiyd Masrur.

Wahid juga menjelaskan, bansos ini adalah kebijakan dari Kementerian Keuangan RI, yakni melalui Bupati Tulungagung telah memberikan bantuan BLT DBHCHT yang bakal diberikan tepat sasaran. “Jadi, dari sisi penghasilan, mereka (buruh pabrik rokok, red) dibilang kurang mungkin kurang dan dibilang cukup mungkin tidak cukup,” jelasnya.

Upaya memastikan semua itu, imbuhnya, iapun bakal melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota sebelah. Karena, menurutnya,  data nama-nama buruh pabrik.itu  didapat dari pihak pabrik.

“Jadi nanti untuk memastikan, bahwa tidak diterima ganda dan misal diterima di Tulungagung, dia tidak menerima lagi di kota lain,” jelas Wahiyd Masrur seraya mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota sebelah agar tidak ada doble ganda yang diterima bersangkutan.

Masih kata Wahid, mereka para penerima BLT DBHCHT ini bakal menerima bantuan Rp.200.000 per bulan selama tujuh bulan, yakni mulai dari Juni hingga Desember 2023. Dan, rencananya, bantuan ini bakal diserahkan pada penerima Juli 2023 atau bulan depan. “Insyaalloh nanti akan diserahkan secara simbolis oleh bapak bupati (Bupati Maryoto Birowo, red),” jelasnya.

Bantuan yang diberikan itu, tambahnya, pihaknya berharap dapat bisa mensejahterakan dan mampu menaikkan daya beli masyarakat. “Karena ini salah satu ukuran agar inflasi di Kabupaten Tulungagung semakin ditekankan,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Yuliana, salah seorang pengawas pabrik rokok PS Djeram ini mengatakan, bahwa jumlah karyawan atau buruh pabrik rokok ini kisaran seribu lebih. Dan, mereka para buruh pabrik, tidak hanya dari Tulungagung saja, melati ada yang dari Kediri dan Nganjuk. Namun demikian, mereka selalu rukun dan kompak saat menjalani aktivitas saban harinya.

“Alhamdulillah mereka selalu mengikuti peraturan perusahaan dan Alhamdulillah pula mereka terlihat kompak dan selalu rukun,” jelas Yuliana saat dikonfirmasi Cahaya Baru di pabrik yang memiliki motto “Satu Jiwa, satu hati dan satu Kebanggaan untuk PS Djeram” ini.

Sementara itu, bekerja bertahun tahun untuk mengolah tembakau menjadi rokok, membuat para pekerja pabrik rokok berhak mendapatkan BLT DBHCHT. Mereka pun bersyukur atas bantuan itu lantaran untuk memenuhi kebutuhannya.

Terlihat jelas, raut wajah bahagia tergambar saat mereka bakal merima bantuan langsung tunai dana bagi hasil cukai hasil tembakau. Dan, suasana itu terlihat ketika ratusan buruh pabrik rokok dari PR Margantara Jaya – Tulungagung ini mendapat kabar bakal menerima bantuan BLT DBHCHT.

“Semoga nanti menjadi barokah untuk keluarga kami, dan kami ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung,” ujar salah satu karyawan Pabrik Rokok PS Djeram yang diamini rekan kerjanya.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *