Proyek Siluman Di Desa Karangharjo

CB, Grobogan – Tahun 2023 Pemerintah Desa Karangharjo kecamatan Pulokulon kabupaten Grobogan menerima aliran dana begitu besar.Khususnya Bantuan dari pemerintah Provinsi.

Namun,sangat sungguh disayangkan dengan begitu besarnya dana yang diterima tidak sebanding dengan yang di informasikan. Pemerintah Desa Karangharjo di duga tidak transparan dalam mengelola Keuangan baik yang diterima dari Dana APBN ,Provinsi,Kabupaten maupun Desa.

Terlihat di Info Grafis APBDES Tahun 2023 desa Karangharjo hanya terpapar besar anggaran saja,tidak tahu untuk peruntukanya.

Yang jelas,warga ingin melihat secara terbuka seperti pada Proyek pembangunan Talut yang terletak di dusun Doro RT 01 Rw 02 tidak jelas asal-usul dari mana proyek itu berasal.

Proyek yang baru dibangun tanggal 08/06/2023 membuat tanda tanya yang sangat besar.Pasalnya,warga setempat banyak yang tidak tahu asal-usul proyek tsb.

Saat media Cahaya Baru melakukan penelusuran di lapangan terlihat tidak terpasangnya papan nama proyek.Di duga TPK Desa memiliki niatan jahat dalam menyembunyikan informasi proyek tsb pada masyarakat.

Besi yang digunakan untuk cor di duga sudah bekas,terlihat banyak yang berkarat.Dari sisi ukuran juga tampak berbeda,ada yang besar dan yang kecil.

Jarak begel antara satu dengan yang lain di duga sangat lebar yakni di kisaran 30 cm.

Di duga adukan campuran menggunakan manual yakni cangkul.Di duga molen hanya digunakan formalitas saja.

Di duga batu pasang yang digunakan berkualitas jelek.Sedangkan dalam pengerjaan di duga hanya di tumpuk saja.

Sedangkan hasil cor bangunan banyak yang rusak dan pecah.Selain itu plasteran yang digunakan sangat tipis.

Saat masalah ini dikonfirmasikan pada TPK Desa setempat pihaknya membantah bahwa apa yang dilakukan sudah sesuai standar yang dipersyaratkan.

“Saya mengerjakan proyek talut ini sudah sesuai yang dipersyaratkan.baik batu pasang maupun yang lainya.

Saya memang akui papan nama tidak ada soalnya baru dipesankan kemarin baru jadi,sebentar lagi saya pasang.

Sedangkan besi memang tidak masuk dalam hitungan RAB soalnya itu titipan dari warga”ungkapnya.

Warga Karangharjo yang tidak mau dikorankan oleh media Cahay Baru mengaku sangat geram apa yang terjadi selama ini.Warga berharap Aparat Penegak Hukum (APH) memeriksa semua proyek yang ada di desa Karangharjo sebab pemerintah desa di duga tidak transparan kepada warga.

“Saya berharap Aparat Penegak Hukum memeriksa semua proyek yang ada di desa Karangharjo soalnya tidak pernah transparan.Bayangkan saja proyek talut tidak ada papan namanya.

Kades Karangharjo sama Sekdes masih ada hubungan keluarga kayak Paman dan keponakan jadi yang tahu semua anggaran. Ya,mereka saja.Warga sini tidak berani bertanya.Coba anda lihat Info Grafis tahun 2023 hanya angkanya saja yang disebutkan ,tapi nama dusun yang mendapatkan proyek tsb tidak disebutkan dan jumlah nilai yang diterima juga tidak disebutkan”.kata dia.

Saat masalah ini dikonfirmasikan di kantor desa Karangharjo tampak Sekdes Karangharjo Isnan Ari Wibowo sibuk dengan urusanya sendiri dan tidak merespon masalah tsb.Sedangkan di ruangan kades Karangharjo,Jono tampak kosong alasan perangkat setempat baru ada acara rapat.

Selanjutnya menurut warga setempat,kades Karangharjo jarang pergi ke kantor desa.Segala urusan desa ,semuanya diserahkan pada keponakan semua yang menjabat sebagai Sekdes. Bersambung (Yudit.P)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *