CB, Lumajang – Kepala Dinas koperasi, UMKM dan Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Lumajang (Diskopindag) Muhammaf Ridha S.Sos M.Si melakukan inspeksi ke Pasar Yosowilangun – Lumajang terkait banyaknya keluhan dari warga pasar Yosowilangun salah satunya terkait air yang menggenang dan drainase.

Dalam kunjungannya di Pasar Yosowilangu Ridha menggelar rapat dengan mengundang para perwakilan pedagang di pasar Yosowilangun, perwakilan Sekolahan dan warga sekitar serta pihak terkait mangajak dan berdiskusi mencari solusi demi perbaikan dan kenyamanan pasar Yosowilangun
“Jadi kendala utama saat ini adalah ada persoalan dengan drainase sehingga ketika hujan warga pasar ini mengeluh, ini tidak tertangani selama ini, karena saluran buangnya tidak lancar akhirnya kan air menumpuk di dalam pasar inilah yang terjadi selama ini,” ujarnya Ridha saat melakukan inspeksi ke Pasar Yosowilangun, kamis (06/07/23)
“Target saya kita wajib menyelesaikan persoalan – persoalan yang sangat urgen, jadi tidak menjadikan alasan lagi bahwa kami akan tangani tahun depan, yang urgen yang bisa kami tangani akan kami segera tangani, tapi dengan mengajak partisipasi warga pasar dan warga desa sekitar, jadi maksudnya kita ingin kembalikan lagi semangat gotong royong, saya sendiri Kepala Dinas akan hadir di sini, nanti saat hari Sabtu dan saya bawa tim dari dinas dan tim pasar jadi bersama-sama warganya,” imbuh Ridha
Ridha menjelaskan pihaknya akan tahap demi tahap menata pasar itu benar – benar walaupun tidak segera jadi ideal tapi menertibkan yang hari ini sudah sangat sembraut, pelan tapi pasti, kenyamanan di jalur jalan, drainase, atap-asap yang bocor, jadi maksudnya kenyamanan orang bertransaksi jual dan beli, kita tidak mungkin ubah pasar dalam waktu singkat untuk biaya besar.
“Kalau misalnya untuk tahap ke depannya mulai tahun depan kan saya sudah mencoba mengusulkan dalam perencanaan seluruh pasar akan ada biaya pemeliharaan, kemudian ada anggaran rehab walaupun belum banyak tapi paling nanti anggaran rehab khususnya yang tidak mungkin ditangani dengan pemeliharaan maka pakek anggaran rehab,” terangnya.
“Tapi spesifik masalah-masalah yang menyangkut transaksi jual beli ini yang dibutuhkan rakyat seperti hari ini saya datang, saya datang ke sini mendengarkan disini butuh apa? Jadi saya bawa sesuai yang dibutuhkan rakyat jadi persoalannya yang saya selesaikan,” tambahnya
“makanya tadi kita rapat itu kita menghadirkan perwakilan Karena pak kepala sekolah tidak bisa hadir kita hadirkan perwakilan dari sekolah karena ini harus ada izin kita tidak mau melanggar aturan juga tidak mau ada yang marah gara-gara kita rencananya baik tapi ada orang tersinggung karena kita tidak hargai Nah jadi tadi saya sampaikan Ketika nanti besok hari Sabtu ada yang harus kita bongkar maka kita kembalikan dia keposisi itu kalau memang yang kita bongkar yang harus dibangun harus dibongkar bentuk semen yang di pojok sana itu maka kita kembalikan dia seperti semula Maka dinas harus bertanggung jawab disitu
“Saya mengajak kepada perwakilan untuk hari Sabtu itu teman-teman koordinator atau yang mewakili pedagang tadi, ayo kita kerjasama kerja bareng di hari itu harapan saya pedagang yang lain pun mau membersihkan seluruh selokan yang sudah tertimbun di masing-masing di depan tempatnya atau nanti itu secara bertahap kita harus buktikan dulu ke masyarakat bahwa ini dengan kerja bersama ternyata bisa tidak jadikan anggaran itu alasan Dan ini semua harus bertanggung jawab enggak mungkin dinas saja makanya setelah ini saya akan ke tempat Pak Inggi lapor saya izin ke Pak enggih karena juga menyangkut wilayah ini nah jadi paling tidak saya beritahukan siapa tahu ada pekerjaan yang harus melibatkan warga sekitar jadi mudah-mudahan saya ingin bisa komunikasikan besok Berarti ada warga pasar, ada warga desa, ada dinas, ada apapun yang mau terlibat Pak anggota DPR ada yang menyajikan akan datang pada hari itu mudah-mudahan beliau bisa datang kembali,”Ungkapnya kepada media. Rep. (Hardy)
