Wabup Tulungagung Tak Dapat Undangan Saat Penyerahan Petikan SK Bupati Pada Ratusan PPPK, Ada Apakah Dibalik Semua Ini?

CB, TULUNGAGUNG – Kehadiran Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM, dalam acara Penyerahan Petikan SK Bupati Tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Crown Viktoria Hotel, Kamis ((27/07), tak dampingi Wakil Bupati (Wabup) Gatut Sunu Wibowo SE. Tak pelak, isu ketidak harmonisan antara bupati dan wakil bupati ini pun menjadi bahan perbincangan.

Dan, saat dikonfirmasi para wartawan usai acara yang dihadiri berkisar 600 guru Bupati Maryoto mengatakan, kalau Wabup Gatut Sunu sudah diundang. Bahkan, menurut bupati, dirinya pun sempat bertanya kepada stafnya terkait ketidak hadiran wakilnya itu.

“Mana itu pak wakil, dijawab oleh petugas belum datang. Dan akirnya kami tunggu 30 menit tapi tak kunjung datang,” kata Bupati Maryoto saat menjawab pertanyaan para wartawan itu.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Suroto menyatakan, jika pihaknya sudah mengundang wakil bupati via telepon melalui ajudan bupati. Namun, hingga acara dimulai, Wabup Gatut Sunu pun tak kunjung hadir.

“Tidak harus hadir, seperti contoh ketika Gubernur Khofifah datang ke suatu tempat, kan tidak harus ada wakilnya,” jelas Suroto sembari mengatakan tidak hadirnya wabub bukanlah suatu hal yang wajib, mengingat sudah ada bupati yang hadir.

Namun, ironisnya, apa yang disampaikan Bupati Maryoto dan Kepala BKDSDM Tulungagung bertolak belakang. Pasalnya, saat dikonfirmasi ketidakhadirannya itu, yakni Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo saat ditemui dikantornya menjawab tegas pertanyaan wartawan itu kalau dirinya tak mendapat undangan. Ada apa dibalik semua ini?

Ironisnya lagi, wakil bupati hasil PAW inipun menanti undangan tersebut hingga pukul 07.31. Disisi lain, dirinya juga sangat berharap di akhir masa tugasnya itu ada kesan positif.

“Saya menunggu undangan tersebut sampai agak siang, bahkan saya minta cek di pos depan siapa tau ketlesut (terlupakan),” jelas wabub seraya mengatakan hal ini sudah terjadi kali kedua.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Tulungagung ini bakal memanggil Kepala BKDSDM Tulungagung jika yang disampaikan kepada media benar adanya. Mengingat, Bupati Maryoto sudah Ia anggap seperti orang tua sendiri.

“Waktu Kita kan cuma tinggal sebentar, marilah kita ciptakan situasi yang guyup rukun, dan jangan sampai hal seperti ini terulang kembali,” harap Wabup Gatut Sunu dengan nada lirih.(Hsu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *