CB, TULUNGAGUNG-Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jumat (25/08), menggelar jalan sehat. Sedangkan gerak jalan dengan start finis di halaman kantor Disperkim ini dalam rangka peringati Hari Perumahan Nasional (HPN) 2023.
Dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tulungagung Agus Prijanto Utomo SE menyampaikan, pada akhir masa RPJMD 2018-2023, yakni telah melaksanakan peningkatan akses rumah layak huni dengan program rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pembangunan rumah baru, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah berkisar 4.650 unit.
Dan, menurut pria jangkung ini, untuk mewujudkan ketersediaan rumah akibat keterbatasan kemampuan masyarakat berpenghasilan rendah, ASN serta penambahan keluarga baru yang cukup tinggi. Bahkan, menurutnya, Pemkab Tulungagung dan para stakeholder sektor perumahan, yakni Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia telah membangun rumah bersubsidi maupun non subsidi.
Kendati demikian, untuk rumah subsidi pada tahun 2023 telah terbangun 5.396 unit. Sedangkan untuk rumah non susidi/komersial, yakni berkisar 2.960 unit.
“Total 8.356 unit rumah dari 143 perumahan yang dibangun pengembang di Kabupaten Tulungagung,” kata Agus Prijanto yang dalam acara tersebut mewakili Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM.
Disamping itu, lanjutnya, terkait program ini telah bekerjasama dengan pemerintah pusat maupun propinsi. Selain itu, Pemkab Tulungagung juga telah melaksanakan beberapa program, yakni terbangunnya beberapa rumah susun dan program BSPS atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Dan, momentum peringatan HPN dan Dirgahayu Republik ke-78 ini sendiri mengambil tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.
“Marilah kita bulatkan tekad bersama untuk terus bahu membahu tingkatkan kolaborasi wujudkan hunian layak berkelanjutan dan terjangkau untuk semua demi indonesia yang kita cintai bersama,” ungkapnya.
Agus juga memaparkan, peringatan Hapernas ini telah mengusung tema “Melanjutkan Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak, Berkelanjutan dan Terjangkau Untuk Semua Dengan Sub Tema Tingkatkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
“Semua ini bertujuan meningkatkan kolaborasi dari para pemangku kepentingan dan pihak lain yang terlibat dalam pemenuhan hunian yang layak untuk masyarakat Kabupaten Tulungagung,” jelas Agus.
Agus juga menambahkan, yakni kolaborasi ini upaya mendukung target pemerintah daerah dalam penanganan kemiskinan ekstrem terkait dengan ketersedian dan keterjangkauan hunian layak melalui berbagai program.
“Pada hakikatnya setiap manusia membutuhkan rumah sebagai tempat bernaung yang dapat memenuhi kebutuhan ruang akan kegiatan bagi penghuninya yang mendukung penyelenggaraan kehidupan dan penghidupan dalam keluarga,” kata Agus seraya mengatakan sektor perumahan merupakan sektor esensial dan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.
Masih kata Agus, untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah MBR dan ASN, Pemkab Tulungagung bersama Apersi Tulungagung meluncurkan Rumah Bersubsidi berkisar 300 unit di 5 Perumahan.
Ketua panitia Anang Pratistianto ST, MSi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa selaras dengan tema peringan Hapernas, pihaknya berkolaborasi dengan Apersi dan bakal terus berupaya menyediakan perumahan layak huni bagi masyarakat Tulungagung yang berpenghasilan rendah.
“Saat ini kami telah merencanakan untuk mencanangkan program Satu Perumahan Satu Rehab RTLH,” jelas Anang yang juga Kepala Dinas Perkim Kabupaten Tulungagung ini dengan mimik serius.
Sementara itu, hadir dalam acara ini Kepala OPD, Direktur BUMN/BUMD Tulungagung dan jajarannya, pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi Tulungagung serta siswa SMP dan SMA serta peserta gerak jalan yang ikut mensukseskan acara tersebut.(Hsu)
