Cahayabaru.id, Bojonegoro – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro direncanakan naik 50 miliar. Hal itu terungkap saat Rapat Kerja Badang Anggaran (Banggar) DPRD dengan TAPD membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), di Gedung DPRD Jalan Veteran, Senin (28/08/2023).
Melihat itu, Abdulloh Umar Ketua DPRD Bojonegoro mengatakan, target itu sangat realistis.
“Itu untuk memicu kinerja dan untuk menambah pendapatan daerah, OPD harus kerja keras,” ungkapnya.
Terkait capaian PAD Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 yang baru masuk 60% atau sekitar 556 miliar dari 900 miliar pada Agustus 2023 dirinya menjawab, mereka (eksekutif) menetapkan target itu karena indikator.
“Mereka merencanakan tanpa adanya indikator tidak mungkin,” tambahnya.
Umar juga menambahkan, OPD juga optimis terkait capaian target PAD 2023.
“Kalau kemudian sampai hari ini masih 60% itu kan bukan sesuatu yang baru. Artinya banyak juga potensi pendapatan itu masuk pada akhir-akhir tahun,” pungkasnya. (aj)
